Viral Mobil PDAM Parepare Dipasangi Bendera NasDem Saat Salurkan Air Bersih

Viral Mobil PDAM Parepare Dipasangi Bendera NasDem Saat Salurkan Air Bersih

Ardiansyah - detikSulsel
Senin, 07 Sep 2026 12:22 WIB
Mobil PDAM Parepare dipasangi bendera NasDem saat salurkan air bersih.
Mobil PDAM Parepare dipasangi bendera NasDem saat salurkan air bersih. Foto: (dok. istimewa)
Parepare -

Penyaluran bantuan air bersih PAM Tirta Karajae bersama NasDem di Kota Parepare menuai sorotan usai diwarnai pemasangan bendera partai politik. Pihak PDAM dan NasDem berdalih itu kelalaian yang tidak sengaja oleh oknum kader.

Kejadian itu mencuat melalui video penyaluran bantuan air oleh Partai Nasdem ke warga pada Rabu (2/9) lalu. Dalam video itum terlihat bagian atas belakang mobil tangki terpasang dua bendera partai NasDem.

Direktur PAM Tirta Karajae Parepare, Abdul Azis menegaskan pihaknya sudah melarang pemasangan atribut partai. Dia berdalih tidak mengetahui adanya bendera yang terpasang saat distribusi berjalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya itu tidak dibolehkan. Kemarin itu saya sudah sampaikan bahwa tidak boleh, tapi ternyata ada juga yang pasang bendera," kata Abdul Azis kepada detikSulsel, Senin (7/9/2026).

Azis mengaku langsung memerintahkan petugas lapangan untuk segera menurunkan bendera tersebut setelah menerima informasi. Pihak yang memasang atribut partai juga disebut telah menyampaikan permohonan maaf.

ADVERTISEMENT

"Begitu saya lihat, saya langsung konfirmasi untuk segera diturunkan. Kemarin saya konfirmasi dan dia juga sudah minta maaf," ujar Azis.

Azis mengatakan PDAM bersikap netral dan berkewajiban melayani seluruh warga. Pihaknya terbuka melayani permintaan air dari lembaga mana pun.

"PDAM ini kan penyalur. Ini bukan hanya untuk NasDem, tapi semua kalangan masyarakat Parepare yang membutuhkan," tegas Azis.

Azis sangat menyesalkan kemunculan atribut partai dalam kegiatan sosial tersebut. Teguran langsung disampaikan kepada tokoh partai yang bersangkutan.

"Sangat menyayangkan ada umbul-umbul seperti itu. Saya sudah sampaikan teguran ke tokoh mereka," imbuhnya.

Azis menyebut instansi lain seperti kepolisian juga pernah memfasilitasi bantuan serupa. Pihaknya siap melayani siapa saja yang ingin membantu warga.

"Sepanjang mereka masyarakat Parepare, difasilitasi oleh siapa saja, silakan. Tidak ada masalah, kami akan layani," paparnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris NasDem Parepare, Suyuti menyebut keberadaan bendera murni akibat kelalaian. Hal itu terjadi karena banyaknya kader yang turun membantu di lapangan.

"Iye tidak sengaja, saya juga luput kenapa tiba-tiba ada. Kemarin banyak pengurus dan kader yang ikut membantu," ujar Suyuti.

Suyuti mengaku langsung menginstruksikan jajarannya untuk mencopot seluruh atribut partai dari armada. Langkah itu diambil segera setelah ia menerima laporan.

"Saya minta untuk dibuka segera. Dapat informasi kalau ada bendera, jadi langsung saya minta dibuka," pungkasnya.



(asm/hmw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads