Mobil Dikendarai Pasutri Tabrak Truk Antre BBM di Jalan Ahmad Yani Parepare

Mobil Dikendarai Pasutri Tabrak Truk Antre BBM di Jalan Ahmad Yani Parepare

Ardiansyah - detikSulsel
Minggu, 19 Jul 2026 16:01 WIB
Sebuah mobil Honda BR-V menabrak truk antre BBM di Parepare, mengakibatkan pasutri terluka.
Sebuah mobil Honda BR-V menabrak truk antre BBM di Parepare, mengakibatkan pasutri terluka. Foto: dok istimewa
Parepare -

Sebuah mobil Honda BR-V menabrak truk yang sedang antre bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di SPBU Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Insiden itu mengakibatkan pasangan suami istri (pasutri) di atas mobil tersebut mengalami luka dan dilarikan ke puskesmas.

Kecelakaan itu terjadi di dekat SPBU Soreang, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Watang Soreang, Kecamatan Soreang, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 15.14 Wita. Mobil dengan kode plat DC (asal Sulawesi Barat) itu bergerak dari arah Makassar.

"Nabrak mobil truk yang singgah. Mobil singgah (BR-V) mungkin mau melambung (nyalip) itu mobil, tidak na lihat mobil di depannya," ujar warga bernama Firdaus di lokasi kejadian kepada detikSulsel, Minggu (19/7).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menduga truk tersebut berhenti di bahu jalan karena sedang mengantre untuk pengisian BBM di SPBU Soreang. Jalur tersebut memang kerap mengalami kemacetan akibat antrean kendaraan besar.

"Apalagi kalau bukan antre solar," katanya.

ADVERTISEMENT

Akibat benturan tersebut, mobil Honda BR-V mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Kaca utama mobil pecah dan bagian bumper depan ringsek setelah menghantam bokong truk.

"Jadi dia tabrak belakang truk. Pecah kaca mobilnya sama kap (bagian) depannya itu hancur. Tidak terlalu kencang ji (lajunya), tapi kan memang di situ selalu macet jalan," jelas Firdaus.

Dia menyebut mobil Honda BR-V ditumpangi pasutri. Keduanya dalam kondisi sadar meski mengalami luka-luka dan tampak syok.

"Ada 2 orang, infonya suami istri. Kondisinya sadar ji cuma sempoyongan. Ada badannya berdarah karena kena kaca mobil," ungkap Firdaus.

Kedua korban telah dievakuasi oleh warga ke puskesmas terdekat. Kedua korban dibawa menggunakan angkutan kota atau pete-pete karena ambulans telat sampai ke lokasi.



(hsr/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads