Pemuda Nekat Naik Atap Rumah di Parepare Malah Terjebak, Damkar Evakuasi

Pemuda Nekat Naik Atap Rumah di Parepare Malah Terjebak, Damkar Evakuasi

Ardiansyah - detikSulsel
Minggu, 24 Mei 2026 13:00 WIB
Petugas Damkar Parepare mengevakuasi pemuda yang terjebak di atap rumah.
Foto: Petugas Damkar Parepare mengevakuasi pemuda yang terjebak di atap rumah. (dok. Istimewa)
Parepare -

Pemuda bernama Rio (20) di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), bikin heboh setelah nekat memanjat ke atas atap rumah warga gegara masalah keluarga. Damkar Parepare turun tangan mengevakuasi Rio setelah malah terjebak di atas atap karena ketakutan dan tidak bisa turun.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Bambu Runcing, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Parepare, pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 16.00 Wita. Petugas Damkar yang menerima laporan warga langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

"Jadi tadi kita lakukan evakuasi sesuai dengan laporan warga yang masuk di atap rumah. Korbannya tadi ini naik ke atas atap, namun kondisinya yang bersangkutan tidak bisa turun," ujar Kabid Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Damkar Parepare Fransiskus kepada detikSulsel, Minggu (24/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas menyebut, Rio memanjat ke atap dengan cara melewati teras mini di lantai 2 rumah tetangganya. Berdasarkan informasi awal, aksi nekat pemuda berusia 20 tahun itu dipicu oleh masalah internal keluarga.

"Informasinya karena masalah keluarganya. Mungkin ada (sesuatu) yang dia minta," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Petugas Damkar sempat menemui kendala saat hendak menurunkan korban. Pasalnya, Rio panik dan trauma saat berada di atas hingga menolak untuk bergerak.

"Dia cuma nekat naik di atas, setelah di atas dia susah turun. Jadi kita lakukan tadi negosiasi karena yang bersangkutan pada saat kita evakuasi ketakutan, takut dia turun karena mungkin berada di ketinggian. Kayak trauma," jelasnya.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, petugas memilih untuk mengajak Rio mengobrol santai sambil membujuknya. Damkar terus mencoba menenangkan Rio perlahan-lahan.

"Jadi kita bujuk dia turun, kita ajak cerita-cerita dulu karena dia sudah ketakutan. Sistemnya kita pakai bagaimana menenangkan yang bersangkutan," katanya.

Proses negosiasi dan pembujukan tersebut berlangsung cukup alot. Petugas membutuhkan waktu hampir satu jam di atas atap.

"Durasi waktunya kurang lebih hampir 1 jam-an untuk melakukan komunikasi, kita bujuk," tutur Fransiskus.

Setelah itu, Rio mulai tenang dan bersedia bergeser ke area teras mini lantai 2 rumah tetangganya. Petugas yang sudah bersiap langsung mendekat dan memeluk erat tubuh korban agar tidak terjatuh.

"Dia memanjat lewat teras mini lantai 2 rumah tetangganya, nah lewat situ juga turun. Pas mau turun baru anggota peluk. Alhamdulillah kita bisa lakukan (evakuasi) dengan selamat," pungkasnya.



(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads