Kronologi Penangkapan Anggota KKB DPO Penyerang Rombongan Tito Karnavian

Papua Pegunungan

Kronologi Penangkapan Anggota KKB DPO Penyerang Rombongan Tito Karnavian

Paulus Pulo - detikSulsel
Jumat, 03 Apr 2026 16:10 WIB
Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap anggota KKB, pelaku penembakan terhadap Tito Karnavian saat masih menjabat Kapolda Papua.
Foto: Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap anggota KKB, pelaku penembakan terhadap Tito Karnavian saat masih menjabat Kapolda Papua. (dok. Istimewa)
Puncak Jaya -

Anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, Pulan Wonda alias Kamenak ditangkap usai terlibat penyerangan rombongan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat Tito masih menjabat Kapolda Papua pada 2012 silam. Pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO) itu ditangkap di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Pegunungan, setelah sempat melawan aparat.

Pulan ditangkap di Kampung Peruleme, Distrik Mulia, Jumat (2/4) pukul 12.12 WIT. Penangkapan bermula saat aparat mendeteksi keberadaan pelaku di sebuah bengkel hingga dilakukan penyekatan di jalan.

"Saat pelaku melintas menggunakan sepeda motor, yang bersangkutan menabrak kendaraan petugas," kata Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo dalam keterangannya, Jumat (3/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pulan Wonda kemudian melarikan diri. Aparat terpaksa menembak pelaku karena tidak mengindahkan peringatan petugas.

"Aparat telah memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali, namun tidak diindahkan, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur yang melumpuhkan pelaku pada bagian kaki kanan," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Pelaku kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih dulu. Yusuf menyebut pelaku terlibat dalam sejumlah penyerangan di wilayah Puncak Jaya dan Lanny Jaya.

Pulan Wonda pernah menembaki rombongan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang kala itu masih menjabat sebagai Kapolda Papua di Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya pada 28 November 2012.

"Pelaku diduga diketahui memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai aksi kekerasan bersenjata, termasuk keterlibatannya dalam penembakan terhadap rombongan Kapolda Papua saat itu, Jenderal Tito Karnavian," paparnya.

Pulan Wonda kini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut. Aparat telah menyita sejumlah barang bukti dari pelaku termasuk motor yang digunakan.

"Aparat masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait kemungkinan keterlibatan pihak lain serta jaringan kelompok pelaku," tambah Yusuf.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz, Irjen Faizal Ramadhani memastikan, penegakan hukum terhadap pelaku. Hal ini untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman kekerasan bersenjata.

"Kami juga terus mengedepankan pendekatan preventif dan humanis, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak terlibat dalam jaringan kekerasan. Keamanan yang kondusif hanya dapat terwujud melalui kerja sama semua pihak," pungkas Faizal.




(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads