Pria lansia berinisial SY (62) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), diamankan gegara menganiaya menantunya, Herman (40) menggunakan sabit. Pelaku diduga dendam lantaran pernah diusir dari rumah oleh korban.
"Motif kejadian tersebut adalah sakit hati, karena terduga pelaku pernah diusir dari rumah oleh korban. Diketahui terduga pelaku adalah mertua dari korban," kata Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna kepada wartawan, Senin (2/3/2026).
Peristiwa itu terjadi di Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, Polman pada Senin (2/3) sekitar pukul 17.00 Wita. Korban mengalami luka terbuka di kepala usai diserang menggunakan sabit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami luka terbuka pada bagian atas kepala akibat dari senjata tajam jenis sabit," ujar Sandy.
Sandy menuturkan pelaku awalnya hendak mencari rumput untuk makanan kambing. Pelaku kemudian bertemu korban yang sedang memperbaiki pintu rumah hingga terjadi penganiayaan.
"Terduga pelaku memang telah membawa sebilah sabit untuk mencari makan kambing, berpapasan dengan korban di depan pintu rumah dan langsung melakukan penganiayaan kemudian melarikan diri," tuturnya.
Polisi yang menerima laporan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) namun pelaku sudah kabur. Tak berselang lama pelaku menyerahkan diri ke kantor polisi ditemani tetangganya.
"Tak berselang lama, terduga pelaku menyerahkan diri ke Polsek diantar oleh tetangganya," tandas Sandy.
Sementara Kepala Desa Sidorejo Nurdin mengatakan pelaku diduga cemburu karena korban dibiayai oleh mantan istri pelaku. Dia menyebut korban kerap bercerita ke warga terkait kekesalannya dengan korban.
"Kecemburuan, cemburu sama menantunya. Memang pelaku ini selalu cerita, lama-lama dia bacok menantunya karena selalu dibiayai sama mertua perempuannya (mantan istri terduga pelaku)," jelasnya.
(hsr/asm)











































