Sinopsis Film "Jangan Lupa Bahagia": Kisah Perjuangan Anak Sulung

Sinopsis Film "Jangan Lupa Bahagia": Kisah Perjuangan Anak Sulung

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Rabu, 02 Sep 2026 23:11 WIB
Poster film Jangan Lupa Bahagia
Foto: Poster film 'Jangan Lupa Bahagia'. (Instagram @janganlupabahagiafilm)
Makassar -

Film berjudul Jangan Lupa Bahagia akan menyapa penonton di bioskop Indonesia mulai Kamis, 10 September 2026. Lewat film ini, penonton diajak menyaksikan perjuangan seorang anak sulung yang mendadak harus memikul beban keluarga setelah kehilangan orang tua.

Disutradarai Andi Burhamzah, 'Jangan Lupa Bahagia' menghadirkan Alghifahri Jasin, Tumming, dan Abu sebagai pemeran. Cerita yang diangkat pun terasa sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama bagi mereka yang kerap menempatkan kebutuhan keluarga di atas kebahagiaan diri sendiri.

"Melalui film ini, kita bilang ternyata bisa ji bahagia dari hal-hal kecil," kata Tumming ketika berkunjung ke kantor detikSulsel, Rabu (2/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, seperti apa kisah perjuangan sang anak sulung dalam film Jangan Lupa Bahagia? Yuk, simak sinopsis lengkapnya di bawah ini!

Sinopsis Film 'Jangan Lupa Bahagia'

'Jangan Lupa Bahagia' mengisahkan Ulla (Alghifahri Jasin), anak pertama dalam sebuah keluarga yang harus menghadapi perubahan besar setelah kedua orang tuanya pergi untuk selamanya. Kepergian sang ayah membuat Ulla tak lagi sekadar menjadi kakak bagi adik bungsunya, tetapi juga harus mengambil peran sebagai kepala keluarga.

ADVERTISEMENT

Nasib kian menghimpit lantaran mendiang ayahnya bekerja sebagai seorang guru honorer dengan penghasilan yang pas-pasan. Setelah kepergian orang tuanya, Ulla harus memikirkan kebutuhan keluarga sekaligus memastikan kehidupan adik-adiknya tetap berjalan.

Kondisi tersebut bukan hal yang sepenuhnya asing bagi Ulla karena sejak kecil ia sudah terbiasa menahan keinginan agar tidak semakin membebani orang tuanya. Tekanan hidup yang datang bertubi-tubi perlahan menempa Ulla menjadi sosok yang selalu mengutamakan keluarga di atas dirinya sendiri.

Film keluarga ini tak hanya memotret perjuangan seorang anak sulung, tetapi juga menyentuh realitas pahit guru honorer hingga kehangatan hubungan bersaudara. Cerita ini sekaligus mengajak penonton melihat bahwa di tengah berbagai tekanan, masih ada ruang untuk menemukan kebahagiaan dari hal-hal sederhana.

Lantas, bagaimana perjalanan Ulla setelah harus mengambil alih tanggung jawab keluarga? Saksikan kisah selengkapnya dalam film Jangan Lupa Bahagia di bioskop kesayangan detikers!



(alk/alk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads