Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman meraih penghargaan detiktimur Awards 2026 kategori Pembangunan Infrastruktur Terpadu dan Konektivitas Wilayah. Penghargaan itu atas dedikasi Andi Sudirman mendorong pembangunan infrastruktur yang berkeadilan lewat skema program Multi Years Project (MYP).
Penghargaan itu diterima Andi Sudirman Sulaiman dalam acara detiktimur Awards 2026 di Grand Ballroom Trans Hotel Jakarta, Jumat (7/8/2026). Penghargaan tersebut diserahkan langsung Direktur Transmedia, Latif Hanoko.
Sebagai informasi, detiktimur Awards 2026 turut digagas detikSulsel sebagai regional detikcom untuk wilayah Indonesia timur. Ajang ini disiarkan langsung melalui platform resmi detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
detiktimur Awards 2026 hadir sebagai bentuk penghormatan kepada para pemimpin dan institusi yang menghadirkan perubahan positif. Selain itu menginspirasi lahirnya berbagai terobosan untuk kemajuan daerah dan masyarakat.
Adapun seleksi penerima penghargaan dilakukan melalui tahapan khusus oleh dewan redaksi detikcom dan detikSulsel, dengan memperhatikan kriteria inovasi, kreativitas, inspiratif, dampak bagi masyarakat, dan keaktifan di bidang masing-masing.
Program MYP Akomodir Pembangunan 1.400 Km Jalan
Sementara itu, program infrastruktur MYP dijalankan lewat skema anggaran kontrak tahun jamak atau multi years contract periode 2025-2027. Total Rp 3,7 triliun anggaran dikucurkan untuk MYP yang dihasilkan dari upaya efisiensi APBD Sulsel.
Dari total anggaran itu, Rp 2,5 triliun di antaranya khusus dialokasikan untuk pembangunan jalan. Anggaran itu mengakomodir penanganan 1.400 kilometer (km) jalan pada sekitar 100 ruas yang tersebar di 24 kabupaten dan kota di Sulsel.
"Proyek multiyears ini adalah bukti nyata kerja keras dan komitmen kita bersama untuk menghadirkan pembangunan yang berkeadilan di seluruh Sulawesi Selatan," tegas Andi Sudirman dalam keterangannya beberapa waktu lalu.
Program pembangunan jalan itu terbagi dalam enam paket pengerjaan yang dijalankan secara bertahap. Andi Sudirman memastikan pembangunan jalan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan rampung hingga 2027 mendatang.
"Kami memahami harapan masyarakat agar seluruh jalan provinsi yang rusak segera diperbaiki. Insyaallah semuanya akan ditangani secara bertahap," tutur Andi Sudirman.
Program MYP diyakini akan memicu efek domino bagi pembangunan Sulsel. Pembangunan jalan tidak hanya mendorong konektivitas antarwilayah dan memperkuat akses masyarakat tetapi juga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Program MYP tidak hanya mengakomodir pembangunan jalan strategis semata. Program MYP juga mendorong peningkatan produktivitas pertanian dan layanan kesehatan lewat rehabilitasi irigasi hingga pembangunan rumah sakit regional.
Program MYP mencakup pembangunan irigasi dengan anggaran Rp 780 miliar yang melayani 54.000 hektare sawah di berbagai wilayah Sulsel. Selain itu mencakup pembangunan Rumah Sakit Regional di Gowa dan Luwu dengan anggaran sekitar Rp 485 miliar.
(alk/urw)
