Kebakaran di kawasan hutan lindung Gunung Soputan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut), sudah empat hari belum padam. Dampak kebakaran meluas hingga diperkirakan sekitar 500 hekatre (ha) kawasan hutan hangus terbakar.
"Kondisi sampai hari ini petugas masih tetap dalam proses pemadaman api yang masih menyebar dan belum bisa dipastikan hari ini selesai," ungkap Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Sulut, Danny Repi kepada detikcom, Rabu (5/8/2026).
Danny menjelaskan, seluruh unsur terlibat dalam upaya pemadaman termasuk aparat TNI dan Polri. Sejumlah titik api disebut masih muncul di sekitar kaki Gunung Soputan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terpantau tadi penjelasan dari tim bahwa masih ada 8 titik api yang masih sementara menyala dan itu menyebar hampir tersebar di kaki Gunung Soputan," paparnya.
Kawasan hutan yang terdampak kebakaran pun diperkirakan meluas. Danny memperkirakan kawasan hutan Gunung Soputan yang terbakar mencapai 500 hektare.
"Perhitungan lahan yang terbakar belum bisa dipastikan. Total kira-kira mungkin sekitar 500 hektare," beber Danny.
Diketahui, kebakaran hutan lindung di Gunung Soputan terjadi sejak Minggu (2/8). Upaya pemadaman terus dilakukan karena dikhawatirkan meluas sampai ke sentra produksi kelapa milik warga.
"Lokasi yang terbakar selama ini menjadi tempat warga sekitar mengambil air nira dari pohon aren. Takutnya sampai menyebar ke sentra produksi kelapa milik warga," kata Kepala BPBD Sulut Adolf Tumengkel saat dikonfirmasi, Selasa (4/8).
