Amalan Malam 1 Muharram Sesuai Sunnah, Awali Tahun Baru Islam dengan Kebaikan

Amalan Malam 1 Muharram Sesuai Sunnah, Awali Tahun Baru Islam dengan Kebaikan

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Senin, 15 Jun 2026 08:59 WIB
Ilustrasi bulan Muharram.
Foto: Ilustrasi. (Gemini AI)
Makassar -

Malam 1 Muharram menjadi penanda awal tahun baru dalam kalender Hijriah. Pada waktu ini, umat Islam biasanya melakukan muhasabah atau introspeksi diri atas perjalanan hidup selama satu tahun terakhir.

Momen pergantian tahun ini juga menjadi kesempatan untuk memulai lembaran baru dengan berbagai amalan shaleh yang dianjurkan. Harapannya, awal tahun yang diawali dengan kebaikan dapat membawa keberkahan sepanjang tahun.

Amalan Malam 1 Muharram

Berikut beberapa amalan sunnah yang dapat dikerjakan umat Islam pada malam 1 Muharram:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Membaca Doa Ketika Melihat Hilal Bulan Muharram

Menukil buku Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet karya Ibnu Watiniyah, umat Islam dianjurkan membaca doa ketika melihat hilal bulan Muharram. Dalam sebuah riwayat, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Jika kalian melihat awal (hilâl) bulan Muharram, ucapkanlah:

مَرْحَبًا بِالسَّنَةِ الْجَدِيدَةِ وَالشَّهْرِ الْجَدِيدِ وَالْيَوْمِ الْجَدِيدِ وَالسَّاعَةِ الْجَدِيدَةِ وَمَرْحَبًا بِالْكِتَابِ وَالشَّاهِدِ وَالشَّهِيدِ أَكْتُبَا فِي صَحِيفَتِي بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَأَنَّ الْجَنَّةَ حَقٌّ وَأَنَّ النَّارَ حَقٌّ وَأَنَّ السَّاعَةَ آتِيَةٌ لَا رَيْبَ فِيهَا وَأَنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ مَنْ فِي الْقُبُورِ .

ADVERTISEMENT

Arab Latin: Marhaban bissanatil jadîdati wasy - syahril jadîdi wal yaumil jadîdi was saatil jadîdati , wa marhaban bil kitâbi wasy - syâhidi wasy - syahîdi uktubâ fî shahîfatî bismillahir rahmânir rahîm asyhadu allâ ilâha illallâh wahdahu lâ syarîka lahu wa asyhadu anna Muhammadan ' abduhu wa rasûluhu wa annal jannata haqqun wa annan nâra haqqun wa annas sâʼata âtiyatun lâ raiba fîhâ wa annallâha yab'atsu man fil qubûri.

Artinya: "Selamat datang tahun baru, bulan baru, hari baru, saat yang baru. Selamat datang malaikat pencatat amal, yang melihat dan menyaksikan, tulislah dalam lembaran catatan amalku. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa tiada sekutu bagi-Nya. Dan, aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, dan bahwa surga adalah nyata adanya, neraka nyata adanya, kiamat akan terjadi tak diragukan adanya, dan Allah benar-benar akan membangkitkan seluruh makhluk dari dalam kuburnya."

2. Membaca Doa Awal Tahun

Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memasuki tahun baru Hijriah dengan membaca doa awal tahun. Melansir laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Quddus al-Makki asy-Syafi'i menyatakan dirinya pernah menerima wasiat dari Syekh Umar bin Qudamah Al-Maqdisi tentang pentingnya mengamalkan doa awal tahun.

Menurutnya, para guru terdahulu selalu membiasakan membaca doa awal tahun, dan amalan tersebut tidak pernah ia tinggalkan sepanjang hidupnya. Doa tersebut berisi permohonan ampunan kepada Allah SWT atas kesalahan yang telah lalu sekaligus harapan akan keberkahan dan kemudahan dalam menjalani hari-hari mendatang.

Berikut bacaan doa awal tahun yang dianjurkan untuk dibaca sebanyak 3 kali:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةٌ تَمْلأُ خَزَائِنَ اللَّهِ نُوراً، وَتَكُونُ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِينَ فَرَجًا وَفَرَحًا وَسُرُورًا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ تَسْلِيمًا كَثِيرًا.

اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَكَرِيمِ جُودِكَ الْعَمِيمِ الْمُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ، وَالْإِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَىٰ ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Arab Latin: Bismillahir-rahmaanir-rahiim. Allaahumma shalli 'alaa sayyidinaa Muhammadin shalatun tam'u khazaa'inallahi nuuran, wa takuunu lanaa wa lil-mu'miniina farajan wa farahan wa suruuran, wa 'alaa aalihi wa shahbihi wa sallam tasliiman katsiiraa.

Allaahumma antal-abadiyyul-qadiimul-awwal, wa 'alaa fadhlikal-'azhiimi wa kariimi juudikal-'amiimil-mu'awwal, wa hadzaa 'aamun jadiidun qad aqbal, as'alukal-'ishmata fiihi minasy-syaithaani wa auliyaa'ih, wal-'auna 'alaa hadzihin-nafsil ammaarati bis-suu', wal-isytighaala bimaa yuqarribunii ilaika zulfaa, yaa dzal-jalaali wal-ikraam, wa shallallaahu ta'aalaa 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas junjungan kami, Nabi Muhammad, shalawat yang memenuhi khazanah-Mu dengan cahaya, dan menjadi bagi kami dan kaum mukminin jalan keluar, kebahagiaan, dan kesenangan. Dan (limpahkan pula) kepada keluarganya dan para sahabatnya, serta berilah salam sebanyak-banyaknya.

Ya Allah, Engkaulah Yang Abadi, Yang Dahulu, Yang Pertama. Kepada anugerah-Mu yang agung dan karunia-Mu yang luas tempat kami menggantungkan harapan. Tahun baru ini telah datang, maka aku memohon kepada-Mu penjagaan padanya dari setan dan para pengikutnya, bantuan untuk mengendalikan jiwa yang selalu memerintahkan kepada keburukan, dan kesibukan dengan hal-hal yang mendekatkan aku kepada-Mu dalam kedekatan. Wahai Dzat Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga shalawat Allah senantiasa tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarganya dan para sahabatnya, dan semoga keselamatan tercurah atas mereka."

3. Memperbanyak Istighfar

Amalan selanjutnya yang dapat dikerjakan pada malam 1 Muharram ialah memperbanyak istighfar. Dalam buku Doa & Dzikir Sepanjang Tahun oleh H Hamdan Hamedan MA dijelaskan bahwa salah satu bacaan istighfar yang paling utama diamalkan adalah Sayyidul Istighfar.

Keutamaan membaca dzikir ini sebagaimana disampaikan Rasulullah SAW dalam hadits berikut:

"Barang siapa mengucapkannya di waktu siang dengan penuh keyakinan lalu meninggal pada hari itu sebelum waktu sore, maka ia termasuk penghuni surga. Barang siapa membacanya di waktu malam dengan penuh keyakinan lalu meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk penghuni surga." (HR Bukhari Nomor 6.306)

Adapun bacaan Sayyidul Istighfar adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ أَنتَ رَبِّي لا إِلهَ إِلَّا أَنتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنتَ.

Arab Latin: Allaahumma anta rabbii laa ilaaha illa anta khalaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu. A-'uudzu bika min syarri maa shana'tu abuu-u laka bini'matika 'alayya wa abuu-u laka bi-dzanbii, faghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta.

Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Engkau. Engkau telah Menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui dosaku kepada-Mu dan aku akui nikmat-Mu kepadaku, maka ampunilah aku. Sebab, tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain-Mu."

4. Membaca Doa Asmaul Husna

Membaca doa Tawasul Ismul A'zham atau Asmaul Husna juga menjadi amalan utama lainnya untuk dikerjakan pada malam 1 Muharram. Seseorang pernah berdoa dengan doa ini, lalu Rasulullah SAW bersabda,

Artinya: "Sungguh dia telah meminta kepada Allah dengan nama-Nya yang Agung, yang apabila diminta dengan menyebut-Nya, pasti akan diberi dan apabila berdoa dengan menyebut-Nya pasti akan dikabulkan." (HR Ibnu Majah nomor 3.857)

Berikut ini bacaan doanya:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَ لَكَ بِأَنَّكَ أَنتَ اللَّهُ الْأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ.

Arab Latin: Allaahumma innii as-aluka bi-annaka antallaahul ahadus shamadu, alladzii lam yalid wa lam yuulad, wa lam yakul lahu kufuwan ahad.

Artinya: "Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu, bah-wasanya Engkau adalah Allah Yang Maha Esa, Yang Bergan-tung pada-Nya segala sesuatu, yang tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya."

5. Melaksanakan Sholat Sunnah Tahajjud

Sholat sunnah Tahajjud termasuk amalan yang dapat dilakukan pada malam 1 Muharram. Menyadur laman Kementerian Agama RI, sholat Tahajjud merupakan satu-satunya sholat sunnah yang disebutkan dalam Al-Qur'an.

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَّكَ عَسَى أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا

Artinya: "Dan pada sebagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji." (QS al-Isra [17]: 79)

6. Memperbanyak Membaca Al-Qur'an

Malam 1 Muharram menjadi salah satu waktu bagi umat Islam untuk membaca maupun mentadabburi Al-Qur'an. Melansir laman Almanhaj, salah satu keutamaan membaca Al-Qur'an ialah dikelilingi malaikat serta menjadi syafaat di hari akhir.

Dari Abu Umamah, bahwa Nabi SAW bersabda:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ)) [ أخرجه مسلم ]

Artinya: "Bacalah al-Qur`an, sesungguhnya ia datang pada hari kiamat memberi syafaat kepada pembacanya." (HR Muslim 804 dan Ahmad 5/255)

Sementara itu, sebuah riwayat dari Abu Hurairah RA menyatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((مَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ تَعَالَى، يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ، إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمْ السَّكِينَةُ، وَغَشِيَتْهُمْ الرَّحْمَةُ، وَحَفَّتْهُمْ الْمَلاَئِكَةُ، وَذَكَرَهُمْ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ)) [ أخرجه مسلم ]

Artinya: "Tidaklah satu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah subhanahu wa ta'ala (masjid), membaca kitabullah (al-Qur`an) dan saling mempelajarinya di antara mereka, melainkan turunlah sakinah (ketenangan) kepada mereka, diliputi rahmat dan dikelilingi malaikat, dan Allah Subhanahu wa ta'ala menyebutkan mereka pada orang (malaikat) yang ada di sisi-Nya." (HR. Muslim 2699, at-Tirmidzi 2945, Abu Daud 1455, Ibnu Majah 225, dan Ahmad 2/252)

7. Bertobat

Tobat merupakan amalan yang dapat dikerjakan dapat dilakukan kapan saja, termasuk pada saat memasuki tahun baru Hijriah atau 1 Muharram. Dijelaskan dalam laman Muslim.or.id, taubat menjadi kewajiban seluruh umat Islam, bukan hanya bagi orang yang baru saja berbuat dosa.

Allah SWT berfirman:

وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعاً أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Artinya: "Dan bertaubatlah kalian semua wahai orang-orang yang beriman supaya kalian beruntung." (QS An Nuur: 31)

Demikianlah amalan malam 1 Muharram yang dapat dikerjakan untuk memulai tahun baru Hijriah dengan kebaikan. Semoga bermanfaat!



(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads