Dua pekerja tambang berinisial AM (16) dan RP (18) terlibat tabrakan dengan truk di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Insiden itu mengakibatkan satu orang tewas dan satunya dalam kondisi kritis.
"Iya benar kecelakaan saat keduanya berangkat kerja," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Konawe Ipda Syahrir dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).
Peristiwa itu terjadi di Jalan Poros Konawe-Kendari tepatnya di Desa Punggaluku, Kecamatan Besulutu, Rabu (6/5) sekitar pukul 11.30 Wita. Kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Konawe menuju Kendari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kejadiannya di jalan menikung, saat motor masuk tikungan diduga lepas kendali," kata Syahrir.
Motor Honda Beat yang dikemudikan AM berboncengan dengan RP kemudian terjatuh dan terseret di badan jalan. Dari arah berlawanan muncul sebuah truk box yang dikemudikan pria berinisial SA.
"Setelah jatuh, korban langsung tertabrak truk yang datang dari arah berlawanan," jelasnya.
Akibat kejadian itu, RP meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju Puskesmas Pondidaha. Sementara AM mengalami luka serius dan saat ini dalam kondisi kritis.
"Boncengan meninggal dunia dalam perjalanan, sementara pengendara dirawat karena luka serius," ungkapnya.
Syahrir menyebut kondisi jalan di lokasi kejadian merupakan tikungan dengan arus lalu lintas sedang. Kondisi jalan yang menikung diduga membuat korban kehilangan kendali.
"Faktor jalan menikung diduga menjadi salah satu penyebab kecelakaan," katanya.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat. Kerugian material akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai Rp 10 juta.
"Barang bukti sudah diamankan dan kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut," pungkasnya.
(hsr/hsr)











































