Analisa BMKG: Gempa M 5,6 di Tolitoli Dipicu Aktivitas Sesar Aktif

Sulawesi Tengah

Analisa BMKG: Gempa M 5,6 di Tolitoli Dipicu Aktivitas Sesar Aktif

Rangga Musabar - detikSulsel
Sabtu, 28 Feb 2026 16:05 WIB
Gempa magnitudo 5,6 mengguncang Tolitoli, Sulteng. BMKG menyatakan gempa dangkal ini dipicu aktivitas sesar aktif, tanpa potensi tsunami.
Foto: Gempa magnitudo 5,6 mengguncang Tolitoli, Sulteng. (dok. istimewa)
Tolitoli -

Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,6 terjadi di wilayah Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap gempa itu dipicu aktivitas sesar aktif.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 5,5," ujar Plt Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam keterangannya, Sabtu (28/2/2026).

Dia menjelaskan bahwa gempa bumi tersebut merupakan jenis gempabumi dangkal. Dari Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi di Tolitoli memiliki mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal).

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gempa bumi ini dirasakan di Tolitoli dan Buol dengan skala intensitas IV MMI, artinya bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah. Gempa juga terasa di Pohuwato dengan skala II-III MMI. Artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

"Hingga pukul 14.30 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 2 aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo M 2,7 dan M3,2," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Diberitakan sebelumnya, gempa berkekuatan M 5,6 mengguncang wilayah Tolitoli pada Sabtu (28/2) pukul 14.52.07 Wita. Gempa berpusat di darat dan tidak berpotensi tsunami.

"Gempa Mag:5.6," tulis BMKG dalam keterangannya, Sabtu (28/2).

Episenter gempa terletak pada koordinat 1,25 lintang utara dan 121,01 bujur timur, atau berada di darat sekitar 50 kilometer timur laut Tolitoli. Adapun kedalaman gempa yakni 10 kilometer.

"Kedalaman 10 Km, tidak berpotensi tsunami," lanjut BMKG.




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads