Banjir merendam sejumlah titik ruas jalan strategis di Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), setinggi 20 sentimeter. Warga diimbau waspada akan ancaman luapan Bendungan Tabo-tabo karena dilaporkan rawan naik status siaga seiring ketinggian air terus naik.
Pantauan detikSulsel, Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 16.45 Wita, banjir merendam Jalan Matahari, Kelurahan Padoang-doang. Banjir dipicu hujan deras seharian yang melanda wilayah tersebut.
Air drainase dalam di Pangkajene sudah penuh hingga meluap ke jalan. Terlihat sejumlah pengendara melaju pelan dan memilih jalur di tengah jalan yang lebih tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banjir juga terpantau terjadi di depan Kantor DPRD Pangkep. Sejumlah titik di Kecamatan Pangkajene juga masih tergenang, di antaranya Jalan Mauraga, Jalan Kesehatan, Jalan Flamboyan, Jalan Sekowati, Jalan Mawar, Jalan HM Arsyad dan Jalan Bougenvile.
Kepala Pelaksana BPBD Pangkep, Akbar Yunus turut mewaspadai kenaikan air di Bendungan Tabo-tabo. Hujan deras mengakibatkan air di bendungan terus naik.
"Infonya air di Bendungan Tabo-tabo terus naik, statusnya menuju siaga. Kami terus memantau perkembangan," kata Akbar kepada wartawan.
Jika intensitas hujan terus naik, dia menganggap berpotensi memicu pasang air laut. Situasi itu rawan memicu terjadinya banjir.
"Kalau hujan terus sampai magrib, air laut naik maka banjir terjadi. Kita berdoa semoga tidak terjadi," pungkasnya.
(sar/ata)











































