ABK Ditemukan Tewas Tanpa Kepala di Perairan Bulukumba Usai Jatuh dari Kapal

ABK Ditemukan Tewas Tanpa Kepala di Perairan Bulukumba Usai Jatuh dari Kapal

Nur Hidayat Said - detikSulsel
Kamis, 05 Feb 2026 08:47 WIB
ABK Ditemukan Tewas Tanpa Kepala di Perairan Bulukumba Usai Jatuh dari Kapal
Foto: Tim SAR mengevakuasi jasad ABK yang ditemukan di perairan Bulukumba. (dok. Istimewa)
Bulukumba -

Seorang anak buah kapal (ABK) bernama Muhammad Aidil (20) ditemukan tewas mengapung di perairan Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel). Jasad korban ditemukan tanpa kepala setelah dilaporkan hilang karena terjatuh dari kapal.

"Laporannya hilang kepala, hilang kepalanya," ujar Kalaksa BPBD Bulukumba Andi Hasbullah kepada detikSulsel, Rabu (4/2/2026).

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh nelayan di Turungan Beru, Kelurahan Bonto Kamase, Kecamatan Herlang. Penemuan tersebut terjadi pada Rabu (4/2) sekitar pukul 15.30 Wita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masih lengkap," kata Hasbullah saat ditanya mengenai kondisi anggota tubuh korban lainnya selain kepala.

Hasbullah menjelaskan korban merupakan ABK KM 3 Putri 777 yang dilaporkan terjatuh dari kapal pada Sabtu (31/1). Korban diduga hanyut terbawa arus laut dari perairan Sinjai hingga masuk ke wilayah Bulukumba.

ADVERTISEMENT

Peristiwa nahas ini bermula saat kapal yang ditumpangi korban bertolak dari TPI Lappa, Sinjai, untuk mencari ikan pada Jumat (30/1). Keesokan harinya, korban baru disadari hilang oleh juragan kapal setelah diduga terjatuh ke laut.

"Tenggelam Sabtu (31/1). Empat hari yang lalu, jatuh dari kapal," terangnya.

Pihak BPBD Bulukumba kemudian berkoordinasi dengan Basarnas yang sebelumnya telah melakukan pencarian di wilayah Sinjai. Jenazah korban sempat dibawa ke Puskesmas Herlang untuk proses identifikasi.

"Dia kan orang Sinjai. Diperkirakan tenggelam di Teluk Bone dibawa arus ke Bulukumba," bebernya.

Identitas korban dipastikan setelah pihak keluarga datang langsung ke Puskesmas Herlang. Saat ini, jasad pemuda malang itu telah dipulangkan ke kampung halamannya di Sinjai.

"Untuk memastikan mayat ini dibawalah ke Puskesmas Herlang, terus keluarganya (korban) datang. Ya, fix keluarganya," ucap Hasbullah.




(sar/ata)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads