Nyali Besar Lisa Selamatkan Adiknya dari Terkaman Ganas Buaya di Buton Tengah

Sulawesi Tenggara

Nyali Besar Lisa Selamatkan Adiknya dari Terkaman Ganas Buaya di Buton Tengah

Tim detikcom - detikSulsel
Sabtu, 10 Jan 2026 07:30 WIB
Nyali Besar Lisa Selamatkan Adiknya dari Terkaman Ganas Buaya di Buton Tengah
Foto: Pria bernama La Rano (38) di Buton Tengah, diterkam buaya saat menjaring ikan di laut. (dok. istimewa)
Buton Tengah -

Pria bernama Muslimin alias La Lisa (46) di Buton Tengah, Sulawesi Tenggara (Sultra), memiliki nyali besar menyelamatkan adiknya, La Rano (38) dari terkaman buaya. Dia langsung melompat ke laut menebas buaya yang menerkam adiknya itu.

Kakak beradik itu sama-sama menangkap ikan di perairan Desa Kanapa-napa, Kecamatan Mawasangka, Buton Tengah pada Rabu (7/1) sekitar pukul 18.00 Wita. Keduanya menangkap ikan menggunakan jaring.

"Jadi sekitar pukul 18.00 Wita, korban bersama kakaknya berangkat ke perairan Desa Kanapa-Napa untuk menjaring ikan," kata Kapolsek Mawasangka Iptu Kamaludin dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menuturkan keduanya menjaring ikan di perairan laut dangkal dengan kedalaman air sekitar setengah meter. Sekitar pukul 22.30 Wita, keduanya bersiap kembali ke darat dan mulai menggulung jaringnya.

"Saat sedang menggulung jaringnya, korban (La Rano) tiba-tiba berteriak minta tolong," ujar Kamaludin.

ADVERTISEMENT

La Lisa pun langsung menghampiri adiknya yang berteriak. Dia kemudian melihat seekor buaya menerkam adiknya yang sedang menggulung jaring.

"Saat mendatangi, adiknya ini sudah dalam kondisi digigit buaya," katanya.

Melihat kondisi adiknya, La Lisa pun melompat ke laut menebas buaya tersebut. Berkat nyali besarnya itu, buaya melepaskan gigitannya dan adiknya bisa diselamatkan.

"Dia langsung ambil parang dan menebas perut buaya berkali-kali. Setelah ditebas, buaya tersebut melepaskan gigitannya," terang Kamaludin.

La Lisa kemudian meminta adiknya segera naik ke darat. Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Kanapa-Napa untuk mendapatkan perawatan medis.

"Korban diminta naik ke darat dan dievakuasi ke puskesmas," ungkap dia.

Korban mengalami sejumlah luka serius, di antaranya luka robek disertai patah tulang pada tangan kiri, luka robek di perut kanan, luka pada pantat kanan, luka di telapak tangan, serta luka pada siku kanan.

"Korban mengalami luka di tangan kiri, perut kanan, pantat kanan, dan siku," bebernya.

Buaya Kerap Serang Nelayan

Ternyata, serangan buaya di perairan Desa Kanapa-Napa dan sekitarnya bukan kali pertama terjadi. Buaya memang menjadi momok menakutkan bagi keselamatan warga pesisir, khususnya nelayan.

"Jika tidak segera ditangani, situasi ini bisa menimbulkan keresahan masyarakat dan gangguan kamtibmas," pungkasnya.




(hsr/hsr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads