Ketua Komisi II DPRD Gorontalo Juga Nyaris Disekap Usai Sidak Tambang Ilegal

Apris Nawu - detikSulsel
Sabtu, 29 Nov 2025 14:02 WIB
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto diduga dianiaya hingga diseret. Foto: (dok. istimewa)
Gorontalo -

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Mikson Yapanto juga sempat nyaris disekap penambang ilegal di mobil usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) lokasi tambang emas ilegal di Kabupaten Bone Bolango. Mikson menyebut penambang ilegal tidak terima dirinya melakukan sidak.

"Indikasinya mau dipaksa dibawa masuk mobil disekap. Saya diseret ditarik oleh mereka," ujar Mikson Yapanto kepada detikcom, Sabtu (29/11/2025).

Mikson menuturkan penambang tersebut awalnya datang ke Kantor NasDem Gorontalo dan langsung marah-marah. Selanjutnya oknum penambang ini langsung menyeretnya ke mobil.


"Mereka marah-marah pas datang di kantor NasDem Gorontalo. Pada hal saya sambut mereka dengan baik-baik tapi mereka malah marah-marah, menarik dan menyeret saya," terangnya.

Para penambang ini lantas bertanya ke Mikson terkait informasi tambang. Dia pun menjawab turun ke lokasi sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan.

"Mereka bilang kenapa bapak merespons informasi dari masyarakat, bapak turun sidak. Saya bilang saya ini bukan melihat jumlah orang baru mau turun tetapi semua aspirasi itu harus saya tampung kalau itu terkait dengan aspirasi menyangkut ada yang bisa membahayakan lingkungan dan kesehatan," imbuh Mikson.

Mikson mengaku sidak yang dilakukan merupakan fungsi pengawasan Komisi II DPRD Gorontalo. Usai sidak, Mikson menemukan zat kimia yang digunakan dalam pengelolaan emas tambang tersebut.

"Tugas saya kan hanya bagaimana bisa mengawasi dan mencarikan solusi terkait isu ini begitu. Lokasi yang saya cek itu diduga menjadi pusat aktivitas pengolahan emas ilegal," katanya.

"Dari hasil pengecekan di lapangan, saya Komisi II DPRD menemukan indikasi kuat penggunaan bahan kimia berbahaya zat kimia yang berisiko tinggi. Dan harapan kami temuan ini harus menjadi perhatian semua pihak, termasuk aparat penegak hukum dan instansi terkait," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Mikson Yapanto diduga dianiaya hingga diseret usai melakukan inspeksi mendadak di lokasi tambang emas ilegal di Kabupaten Bone Bolango. Mikson telah melaporkan kasus dugaan penganiayaan itu ke polisi.

"Iya, saya yang ada dalam video itu saya diseret, diancam," ujar Mikson saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (28/11).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Prof. DR. Jhon Aryo Katili, Kelurahan Tapa, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo pada Kamis (27/11) sekitar pukul 17.30 Wita. Mikson mendatangi lokasi tambang itu usai menerima laporandariwarga.



Simak Video "Video: Ketua Komisi II DPRD Gorontalo Dikeroyok gegara Sidak Tambang Ilegal"

(asm/ata)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork