Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan stabilitas ekonomi Indonesia menarik minat investor di tengah ketidakpastian global, dengan yield SBN yang stabil.
Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS, mencapai hampir Rp 17.000. Sri Mulyani sebut ketidakpastian global pengaruhi kondisi ini hingga Maret 2025.
"Amanah ini tidak ringan karena dunia dihadapkan dengan tantangan yang semakin kompleks, baik dari sisi geopolitik, teknologi maupun perubahan iklim," katanya.