Densus 88 menyatakan ledakan di SMAN 72 Jakarta bukan terorisme, melainkan tindakan kriminal umum. Ia memastikan pelaku tidak terlibat dengan jaringan apa pun.
Polisi mengungkap bom yang meledak di Masjid SMAN 72 Jakarta dikendalikan dari jarak jauh. Remote ditemukan di taman baca, pelaku tidak berada di lokasi.