Rumah Jadi Sarang Nyamuk? Bisa Jadi Karena Salah Desain di Awal

Rumah Jadi Sarang Nyamuk? Bisa Jadi Karena Salah Desain di Awal

Wildan Alghofari - detikProperti
Sabtu, 29 Nov 2025 16:02 WIB
Ilustrasi Nyamuk
Ilustrasi nyamuk. Foto: (iStock)
Jakarta -

Nyamuk sering muncul tanpa disadari dan membuat rumah terasa kurang nyaman, terutama saat musim hujan tiba. Padahal, banyak faktor pemicunya justru berasal dari cara rumah dirancang dan dirawat sehari-hari.

Setiap bagian desain dan penataan rumah, ternyata juga berperan besar dalam menciptakan lingkungan yang disukai oleh nyamuk, seperti ventilasi yang kurang optimal hingga halaman rumah yang menyimpan genangan kecil. Detail kecil dalam rumah seperti penataan sirkulasi udara, letak saluran air, atau bahkan pemilihan tanaman di pekarangan rumah juga bisa menjadi jalur masuk dan tempat berkembang biak bagi nyamuk.

Melihat berbagai potensi masalah tersebut, mencegah nyamuk tidak cukup hanya mengandalkan obat atau perangkap. Struktur rumah juga perlu diperhatikan dengan strategis, seperti bagaimana aliran udara bergerak dan bagaimana area luar tertata dengan baik. Dengan memahami hal-hal tersebut, cara pencegahan dan penanganan nyamuk yang datang ke rumah bisa dilakukan dengan praktis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alasan Desain Rumah Penting untuk Pencegahan Nyamuk

Dilansir dari situs Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Sabtu (28/11/2025), nyamuk tertarik pada karbon dioksida (COβ‚‚), kelembapan, dan area air tergenang untuk bertelur. Langkah teknis seperti memastikan tidak ada genangan air memang sangat membantu, tetapi cara bagaimana rumah dirancang juga punya peran yang besar.

Melalui desain rumah yang tepat, nyamuk tidak akan tertarik untuk datang dan berkembang biak di rumah. Cara yang dapat dilakukan mulai dari membatasi peluang nyamuk masuk, menghilangkan tempat berkembang biak, serta mengurangi kondisi lembap dan hangat yang biasanya disukai oleh nyamuk. Dengan begitu, pencegahan bisa dilakukan tanpa perlu terlalu bergantung pada bahan kimia.

ADVERTISEMENT

Dilansir dari CDC, berikut beberapa cara yang bisa diterapkan melalui arsitektur dan penataan ruang untuk membantu mengurangi kehadiran nyamuk di rumah.

Membuat Ventilasi yang Aman dan Mendukung Sirkulasi Udara

Pencegahan nyamuk bisa dilakukan dengan pemasangan kasa ataupun jaring pada semua jendela dan ventilasi, bahkan bisa dipasang di pintu jika memang sangat diperlukan. Hal itu meminimalisir nyamuk masuk ke dalam rumah.

Pemasangan AC atau pendingin ruangan bisa diterapkan bila memungkinkan. Selain membuat ruangan sejuk, juga kan membantu mengurangi daya tarik nyamuk terhadap udara dingin. Ventilasi dan sirkulasi udara yang baik membuat lingkungan dalam rumah kurang ideal bagi nyamuk. Ruangan dengan aliran udara dan penerangan yang cukup, bisa menghambat kehadiran nyamuk.

Mengelola Air dan Drainase

Pemeriksaan secara rutin akan genangan air juga diperlukan. Kosongkan dan bersihkan barang-barang yang bisa menahan air seperti ember, pot tanaman, genangan di bawah pot, bak air, dan lain sebagainya. Tutupi tempat penampungan air agar nyamuk tidak bisa masuk dan bertelur.

Pastikan juga saluran air, talang, dan selokan sekitar rumah dalam kondisi baik dan bisa mengalirkan air dengan benar. Genangan di sekitar rumah bisa jadi tempat yang nyaman untuk nyamuk bersarang. Hindari juga membuat area di sekitar pekarangan rumah yang mudah menampung air, misalnya dengan genangan di pot bunga tanpa lubang, genangan di lantai atau sudut rumah, dan area halaman yang cekung.

Menata Lingkungan Sekitar Rumah dengan Benar

Tanaman yang rimbun, rumput tinggi, semak, dan dedaunan tebal ternyata juga menjadi sarang ideal bagi kehidupan nyamuk. Bila memiliki taman atau pekarangan, lakukan penanaman tanaman yang bisa membantu mengusir nyamuk, misalnya tanaman dengan aroma kuat yang kurang disukai nyamuk.

Hindari meletakkan pot tanaman, bak, atau benda apa pun yang bisa menampung air di dekat pintu atau jendela, terutama jika tidak memiliki drainase. Air yang tersisa di dalamnya dapat menjadi tempat favorit nyamuk untuk bertelur dan berkembang biak tanpa disadari.

Menutup Celah Kecil dan Mengatur Kemiringan Atap

Nyamuk bisa masuk melalui celah-celah kecil di sekitar rumah. Tutup lubang-lubang pipa, sela fondasi, dan ventilasi yang bisa jadi titik masuk nyamuk. Gunakan sealant pada ventilasi yang tetap diperlukan.

Selain itu, pada bagian atap dan balkon perlu untuk dirancang dengan kemiringan kecil untuk drainase. Hindari penggunaan atap datar karena permukaan tersebut dapat menahan air. Pertimbangkan material yang mudah dipelihara dan tidak menyerap air berlebih, untuk menghindari kelembapan yang berlebihan.

Dengan penataan rumah yang tepat, mulai dari desain bangunan hingga pengaturan ruang, kehadiran nyamuk bisa berkurang secara alami. Cara pencegahannya pun jadi lebih simpel dan tidak merepotkan. Semoga bermanfaat!

(das/das)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads