Konsumen Makin Selektif Hitung Cicilan, Tren Pembelian Rumah Bergeser

Konsumen Makin Selektif Hitung Cicilan, Tren Pembelian Rumah Bergeser

Zulfi Suhendra - detikProperti
Senin, 28 Sep 2026 12:15 WIB
Ilustrasi beli rumah
Foto: Getty Images/iStockphoto/ArLawKa AungTun
Jakarta -

Pasar properti Indonesia 2026 menunjukkan pergeseran karakter yang signifikan. Di tengah tantangan ekonomi dan ketatnya persaingan, konsumen kini bertindak jauh lebih selektif dalam memilih hunian, sementara pasar lebih banyak digerakkan oleh pembeli rumah pertama (end-user) ketimbang investor.

Kondisi ini mengubah cara pandang pelaku industri dalam menyusun strategi harga, menentukan lokasi pengembangan, hingga menjangkau calon pembeli. Dari data yang dirilis Linktown, pasar end-user dengan kebutuhan hunian ready stok masih ramai membanjiri permintaan, khususnya untuk produk kelas menengah. Berbeda dengan produk premium yang sangat bergantung pada selera investasi, pasar rumah menengah menuntut penawaran yang masuk akal (value for money) serta skema pembayaran yang fleksibel.

"Dari sisi geografis, kawasan penyangga ibu kota seperti Tangerang, Bekasi, dan Jakarta Timur masih menjadi magnet utama permintaan properti. Tangerang, khususnya, terus menjadi tolok ukur pertumbuhan berkat masifnya pembangunan infrastruktur, fasilitas publik, dan tingginya kebutuhan rumah pertama," ungkap Co Founder Linktown, Abel Andy Kurniajaya dalam keterangannya, Senin (28/92026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Abel menyoroti, faktor utama yang memengaruhi keputusan konsumen saat ini meliputi besaran cicilan, suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR), serta kepastian implementasi insentif pemerintah.

"Daya beli masyarakat masih menjadi salah satu tantangan utama. Konsumen kini semakin selektif dan membutuhkan waktu lebih panjang untuk mengambil keputusan, terutama dalam mempertimbangkan besaran cicilan serta bunga KPR," ujar Abel.

ADVERTISEMENT

Dia menambahkan. meningkatnya ketelitian konsumen membuat pola pemasaran properti konvensional yang berfokus pada kuantitas agen mulai tergeser. Pelaku industri kini dituntut beralih ke pendekatan berbasis data (data-driven) agar promosi dapat menjangkau konsumen yang benar-benar memiliki niat dan kemampuan membeli.

Co-Founder Linktown lainnya, Deryan Nataniel, menilai persaingan bisnis agen properti saat ini tak lagi diukur dari seberapa banyak jumlah personel di lapangan, melainkan sejauh mana teknologi dan data dapat diolah menjadi keputusan bisnis yang akurat.

"Kami melihat kompetisi kini tidak lagi semata-mata ditentukan oleh jumlah agen yang dimiliki. Kemampuan menghasilkan leads berkualitas, memanfaatkan teknologi, serta memberikan nilai tambah bagi pengembang menjadi semakin penting," tegas Deryan.

Selain sektor rumah baru (primary market), tren industri juga menangkap besarnya potensi pasar rumah sekunder (secondary market). Meningkatnya pencarian akan hunian siap huni dengan harga yang kompetitif mendorong agen properti menerapkan pendekatan digital terintegrasi untuk menangkap peluang tersebut. Efektivitas pemanfaatan teknologi di tengah dinamisnya pasar properti 2026 turut mendapat perhatian industri.

Linktown, lanjutnya kini menaruh harapan besar terhadap cara pemasaran lewat digital dengan mengalokasikan sekitar 95% aktivitas pemasarannya lewat kanal digital berbasis data. Hingga Kuartal III-2026, perusahaan agen properti berkonsep hub office ini telah membukukan angka penjualan sebesar Rp2,27 triliun, mendekati target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp3,5 triliun. Dari pencapaian itu, Linktown meraih penghargaan Best Digital Real Estate Agent Indonesia dalam ajang Indonesia Real Estate Awards 2026 by Lamudi.



(zlf/zlf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads