Mengintip Isi Ka'bah, Ruang Suci yang Jarang Terekspos ke Publik

Interior Ka'bah berupa dinding setinggi empat meter tanpa menyentuh tembok asli. Dinding itu ditutupi tirai berwarna hijau. Bagian lantai Ka'bah menggunakan marmer putih. Foto: The Islamic Information

Terdapat tiga pilar kayu jati yang berjejer di tengah ruangan. Di antara pilar tersebut, ada rantai emas yang digantung hadiah dari kekaisaran Ottoman, yakni lampu-lampu perak. Foto: The Islamic Information

Sebuah kotak putih di tengah ruangan berisi botol parfum Ka'bah. Lalu, terdapat kendi untuk mencuci dinding dengan air zamzam. Foto: Twitter @theholymosques

Ka'bah dideskripsikan mempunyai beberapa pintu. Salah satunya adalah pintu kecil di dalam Ka’bah. Pintu ini terbuat dari kayu dan berlapis emas dan perak serta tertulis ayat Allah. Foto: The Islamic Information

Bagian sudut ruangan, tepatnya tengah-tengah antara sisi kiri pintu Ka'bah dan Hajr Al-Aswad ada Al-Multazam. Ibnu Abbas RA meriwayatkan Al-Multazam adalah tempat terkabulnya doa. Foto: The Islamic Information

Interior Kabah berupa dinding setinggi empat meter tanpa menyentuh tembok asli. Dinding itu ditutupi tirai berwarna hijau. Bagian lantai Kabah menggunakan marmer putih. Foto: The Islamic Information
Terdapat tiga pilar kayu jati yang berjejer di tengah ruangan. Di antara pilar tersebut, ada rantai emas yang digantung hadiah dari kekaisaran Ottoman, yakni lampu-lampu perak. Foto: The Islamic Information
Sebuah kotak putih di tengah ruangan berisi botol parfum Kabah. Lalu, terdapat kendi untuk mencuci dinding dengan air zamzam. Foto: Twitter @theholymosques
Kabah dideskripsikan mempunyai beberapa pintu. Salah satunya adalah pintu kecil di dalam Ka’bah. Pintu ini terbuat dari kayu dan berlapis emas dan perak serta tertulis ayat Allah. Foto: The Islamic Information
Bagian sudut ruangan, tepatnya tengah-tengah antara sisi kiri pintu Kabah dan Hajr Al-Aswad ada Al-Multazam. Ibnu Abbas RA meriwayatkan Al-Multazam adalah tempat terkabulnya doa. Foto: The Islamic Information