Before-After Kamar Mandi Nggak 'Ngotak' yang Disulap Jadi Estetik

Pemilik D Pocket House, Dhila, mengatakan rumahnya berada di dalam gang sehingga lahan rumahnya tidak simetris. Setelah sekian lama interiornya dibiarkan sesuai saat dibeli. Dhila dan suami memutuskan merombak seluruh rumahnya di lantai dasar, salah satunya adalah kamar mandinya yang nggak 'ngotak', melainkan berbentuk trapesium. Foto: Via @dpockethouse

Dahulunya kamar mandi ini serba pink, maroon, putih, dengan toilet di bagian sudut paling sempit. Tampilannya minimalis tetapi tidak tampak kekinian. Foto: Via @dpockethouse

Dhila pun mengubah keseluruhannya dengan warna-warna netral seperti putih gading dan hijau emerald. Persiapan desain hingga pemilihan materialnya dilakukan sendiri olehnya tanpa bantuan arsitek, interior desainer, atau kontraktor. Ia hanya menggunakan aplikasi desain gratis. Sementara itu, proses pembongkaran dan renovasi dilakukan tukang harian. Foto: Via @dpockethouse

Sekarang tampilan kamar mandinya menjadi lebih minimalis dan kekinian. Bahkan ditambahkan tanaman palsu agar tidak terlihat kosong. Upgrade yang paling terlihat adalah kali ini ada beberapa perangkat yang ramah disabilitas seperti grip bars atau pegangan logam yang membantu ketika hendak duduk atau berdiri di toilet serta foldable shower bench di bawah showernya untuk anaknya duduk ketika mandi. Foto: Via @dpockethouse

Sebelum memasang grip bars, Dhila mencari tahu dahulu ketinggian idealnya dari jurnal internasional agar pemasangannya benar-benar sesuai standar. Jenis shower yang ada di rumahnya pun ada dua jenis. Pertama shower tanam dengan pemanas air dan shower dengan lengan panjang yang bisa dilepas pasang. Ia juga membuat niche sebagai pengganti rak-rak gantung. Foto: Via @dpockethouse

Pemilik D Pocket House, Dhila, mengatakan rumahnya berada di dalam gang sehingga lahan rumahnya tidak simetris. Setelah sekian lama interiornya dibiarkan sesuai saat dibeli. Dhila dan suami memutuskan merombak seluruh rumahnya di lantai dasar, salah satunya adalah kamar mandinya yang nggak ngotak, melainkan berbentuk trapesium. Foto: Via @dpockethouse
Dahulunya kamar mandi ini serba pink, maroon, putih, dengan toilet di bagian sudut paling sempit. Tampilannya minimalis tetapi tidak tampak kekinian. Foto: Via @dpockethouse
Dhila pun mengubah keseluruhannya dengan warna-warna netral seperti putih gading dan hijau emerald. Persiapan desain hingga pemilihan materialnya dilakukan sendiri olehnya tanpa bantuan arsitek, interior desainer, atau kontraktor. Ia hanya menggunakan aplikasi desain gratis. Sementara itu, proses pembongkaran dan renovasi dilakukan tukang harian. Foto: Via @dpockethouse
Sekarang tampilan kamar mandinya menjadi lebih minimalis dan kekinian. Bahkan ditambahkan tanaman palsu agar tidak terlihat kosong. Upgrade yang paling terlihat adalah kali ini ada beberapa perangkat yang ramah disabilitas seperti grip bars atau pegangan logam yang membantu ketika hendak duduk atau berdiri di toilet serta foldable shower bench di bawah showernya untuk anaknya duduk ketika mandi. Foto: Via @dpockethouse
Sebelum memasang grip bars, Dhila mencari tahu dahulu ketinggian idealnya dari jurnal internasional agar pemasangannya benar-benar sesuai standar. Jenis shower yang ada di rumahnya pun ada dua jenis. Pertama shower tanam dengan pemanas air dan shower dengan lengan panjang yang bisa dilepas pasang. Ia juga membuat niche sebagai pengganti rak-rak gantung. Foto: Via @dpockethouse