Sistem hunian ini tidak hanya efisien dan ramah lingkungan, tetapi juga relevan dengan visi Indonesia menuju NZE 2060.
Tidak seperti rumah konvensional, bangunan modular dikerjakan layaknya menyusun lego. Seluruh bagian rumah diproduksi di pabrik, lalu dikirim ke lokasi pembangunan lengkap dengan sistem pemasangannya.
Salah satu solusi yang mulai dilirik adalah rumah modular berbasis net zero emissions (NZE) yang baru saja ditinjau langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Jakarta.
Metode ini memungkinkan pembangunan rumah dilakukan 60 persen lebih cepat dibandingkan metode konvensional.
Dalam kunjungannya, AHY menyatakan bahwa pemerintah membuka peluang bagi rumah modular cerdas untuk terlibat dalam program pembangunan 3 juta rumah.