Potret Before-After Sihanoukville: Judi Mengubah Segalanya

Kota pinggir pantai di Kamboja pada 2016 sebelum China merealisasikan kota impiannya dari hasil investasi kepada pemerintah Kamboja. Di tengah kota terdapat tugu Golden Lions. Masih banyak bangunan milik warga lokal. Foto: Tangkapan layar/YouTube Tomaly

Setelah 2016, investor China memulai pembangunan kota impian mereka yang penuh dengan gedung tinggi, kasino, perumahan, dan lainnya. Foto: Tangkapan layar/YouTube FYP Tomaly

Dahulu kota Sihanoukville masih terjaga alamnya. Rata-rata penduduknya bekerja di bidang pariwisata seperti penginapan, jasa antar jemput, pemilik warung makan. Foto: Tangkapan layar/YouTube Tomaly

Setelah masuk investor asal China, kawasan tepi pantai Selatan tersebut saat ini menjadi pusat bisnis yang sibuk 24 jam. Pembangunan terus berlangsung tak kenal waktu dan banyak warga China yang masuk ke kota ini. Foto: Tangkapan layar/YouTube Tomaly

Sebelum investor China masuk, kota ini lebih dulu diduduki oleh orang Rusia. Sisi gelap kota ini pada saat dikuasai orang Rusia adalah banyak kekerasan terjadi dan menjadi pusat berkumpulkan gangster, wisatawan seks, hingga paedofil.  Foto: Tangkapan layar/YouTube Tomaly

Namun, setelah investor China datang, kejahatan itu juga tidak berkurang. Banyaknya kasino dan pusat judi di kota ini juga berpotensi meningkatkan jumlah tindak kejahatan.  Foto: Tangkapan layar/YouTube Tomaly

Ini merupakan tampilan kota Sihanoukville pada September 2022. Sudah banyak gedung terbangun dan rapat. Berdasarkan laporan The Khmer Times sudah ada 1.069 bangunan pencakar langit yang dibangun hingga 2023 di kota tersebut. Foto: Roun Ry via globalchinapulse

Tidak semua gedung yang terbangun selesai, hanya sepertiganya yang dapat beroperasi. Hal ini dikarenakan kebanyakan gedung tersebut berfungsi sebagai kasino atau perumahan untuk pekerja kasino. Foto: Jack Board/CNA

Kota pinggir pantai di Kamboja pada 2016 sebelum China merealisasikan kota impiannya dari hasil investasi kepada pemerintah Kamboja. Di tengah kota terdapat tugu Golden Lions. Masih banyak bangunan milik warga lokal. Foto: Tangkapan layar/YouTube Tomaly
Setelah 2016, investor China memulai pembangunan kota impian mereka yang penuh dengan gedung tinggi, kasino, perumahan, dan lainnya. Foto: Tangkapan layar/YouTube FYP Tomaly
Dahulu kota Sihanoukville masih terjaga alamnya. Rata-rata penduduknya bekerja di bidang pariwisata seperti penginapan, jasa antar jemput, pemilik warung makan. Foto: Tangkapan layar/YouTube Tomaly
Setelah masuk investor asal China, kawasan tepi pantai Selatan tersebut saat ini menjadi pusat bisnis yang sibuk 24 jam. Pembangunan terus berlangsung tak kenal waktu dan banyak warga China yang masuk ke kota ini. Foto: Tangkapan layar/YouTube Tomaly
Sebelum investor China masuk, kota ini lebih dulu diduduki oleh orang Rusia. Sisi gelap kota ini pada saat dikuasai orang Rusia adalah banyak kekerasan terjadi dan menjadi pusat berkumpulkan gangster, wisatawan seks, hingga paedofil.  Foto: Tangkapan layar/YouTube Tomaly
Namun, setelah investor China datang, kejahatan itu juga tidak berkurang. Banyaknya kasino dan pusat judi di kota ini juga berpotensi meningkatkan jumlah tindak kejahatan.  Foto: Tangkapan layar/YouTube Tomaly
Ini merupakan tampilan kota Sihanoukville pada September 2022. Sudah banyak gedung terbangun dan rapat. Berdasarkan laporan The Khmer Times sudah ada 1.069 bangunan pencakar langit yang dibangun hingga 2023 di kota tersebut. Foto: Roun Ry via globalchinapulse
Tidak semua gedung yang terbangun selesai, hanya sepertiganya yang dapat beroperasi. Hal ini dikarenakan kebanyakan gedung tersebut berfungsi sebagai kasino atau perumahan untuk pekerja kasino. Foto: Jack Board/CNA