Salah satu konsumen Apartemen LRT City yang tak kunjung menerima unit sempat mendapat harapan ketika relokasi ke proyek di lokasi lain. Namun, tak disangka, proyek yang menjadi pilihan relokasi tersebut juga mangkrak.
Konsumen LRT City, Trian (bukan nama asli), menceritakan awalnya dia membeli apartemen tipe dua kamar tidur pada 2018 di LRT City Ciracas. Lalu, membeli unit tipe studio pada tahun berikutnya. Kedua unit tersebut sudah dilunasi.
"Saya (tinggal) di Tangerang, memang mau beli hunian di Jakarta, makanya saya beli di tahun 2018 di Ciracas dan ada akses LRT," kata Trian kepada detikProperti, Selasa (1/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengembang menjanjikan untuk serah terima unit pada 2020 dan 2021. Akan tetapi janji itu tidak dipenuhi karena proyek mangkrak.
Sebuah solusi pun muncul ketika pengembang menawarkan pindah ke LRT City Tebet pada 2025. Proyek tersebut direncanakan bakal serah terima unit pada Desember 2026 mendatang. Sayangnya hingga kini, proyek LRT City Tebet tak terlihat bakal selesai tepat waktu.
"Tapi (LRT City Ciracas) mangkrak, lalu pindah ke (LRT City) Tebet dengan top up. Lalu (LRT City Tebet) mangkrak juga," ucapnya.
Saat pindah ke Tebet, unit tipe 2 BR perlu tambahan biaya sebesar Rp 100 juta. Ia pun sudah membayar lunas biaya tersebut.
Lalu, ia juga membeli lagi unit tipe studio di LRT City Tebet. Ia sudah membayar uang muka lebih dari Rp 200 juta, lalu melanjutkan pembayaran dengan cara mencicil. Total biaya yang ia keluarkan untuk pindah ke LRT City Tebet lebih dari Rp 300 juta.
Sekarang Trian sudah tidak melanjutkan pembayaran cicilan unit studio tersebut kepada pengembang. Ia merasa tertipu karena LRT City Tebet belum selesai.
"Yang unit studio sudah cicil beberapa bulan bayar. Lalu saya setop sekarang karena saya ditipu. Nggak dibangun (proyek) Tebet," ucapnya.
Padahal, ia sudah resmi pindah unit ke LRT City Tebet. Ia juga sudah ditetapkan nomor unit beserta lantainya yang sudah tertera di perjanjian pengikatan jual beli (PPJB)
"Pasti ada (nomor) unit dan lantainya karena saya sudah pindah dan sudah top up, tapi janji tinggal janji. Bohong semua mereka, penjahat semua," tuturnya.
(dhw/das)
