Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuldjono mengatakan Istana Wakil Presiden di IKN sudah rampung. Setelah ini mereka akan mengisinya dengan perabotan.
"Tinggal ngisi furniture-nya, sekarang lagi sedang ditender," kata Basuki, seperti dikutip dari detikFinance pada Sabtu (15/8/2026).
Lalu, Basuki mengungkapkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka rencananya akan berkantor di IKN. Meskipun belum diungkap waktu pastinya, ia menyebut Gibran berkantor mulai tahun ini. Bahkan beberapa staf dari Sekretariat Wakil Presiden sudah berkantor di IKN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"InsyaAllah tahun ini, insyaAllah tahun ini karena sudah beberapa stafnya di sini," ujar Basuki.
Kabar baik lainnya, Basuki mengumumkan kawasan Istana Wakil Presiden akan dibuka untuk umum mulai Sabtu (15/8/2026) hingga Senin (17/8/2026).
"Mulai hari ini kita sesuai dengan permintaan Bapak Wapres supaya karena ini banyak pengunjung, kita buka," ungkapnya.
Jika melihat catatan detikcom, Istana Wapres di IKN ini sudah rampung sejak Mei 2026. Bangunan yang berdiri di lahan seluas 14,8 hektare ini bukan hanya bangunan tunggal. Di sekitarnya terdapat Kediaman Wapres, Mess Paspampres dan parkir, bangunan penunjang, hingga pendopo.
Sebagai informasi, lokasi pembangunan Istana Wakil Presiden (Wapres) di Ibu Kota Nusantara (IKN) berada di atas bukit. Pembangunannya sudah dimulai sejak 2024 dan dikerjakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk. yang berhasil memenangkan lelang pembangunan tahap I.
Untuk membangun Istana Wapres di IKN, membutuhkan dana Rp 1,457 triliun. Istana Wapres dibuat dengan konsep "Huma Betang Umai". Dalam Bahasa Dayak diartikan sebagai "Rumah Panjang Ibu". Makna sosok Ibu secara filosofis diartikan sebagai pengayom, pelindung, pemberi, dan pemelihara. Selain itu, kata Ibu di sini juga dikaitkan dalam pengartian kata "Ibu Kota" dan "Ibu Pertiwi".
