Istana Versailles merupakan salah satu istana bersejarah di Prancis. Bangunan mewah ini merupakan kediaman resmi Louis XIV, penguasa Prancis hingga terjadi Revolusi 1788-1799.
Istana ini telah berdiri sejak abad ke-17 dan memiliki lebih dari 2.300 kamar. Namun, detikers tahu nggak kalau tidak ada satu pun toilet di istana ini?
Dilansir situs resminya, pada awalnya Istana Versailles digunakan sebagai pondok berburu. Kemudian fungsinya berubah menjadi pusat kekuasaan dan kediaman resmi raja saat Prancis masih berstatus sebagai negara monarki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, alasan di istana ini tidak ada toilet karena memang pada abad ke-17 toilet bukanlah fasilitas wajib. Toilet duduk seperti yang saat ini banyak dipakai baru muncul satu abad kemudian.
Lantas, bagaimana keluarga kerajaan buang kotoran?
Dilansir L'officiel USA, keluarga Raja Louis XIV dikenal memang jarang membersihkan diri. Oleh karena itu sanitasi bukan hal penting pada masa itu.
Salah satu penyebabnya adalah tersebar pemahaman bahwa air berbahaya bagi kesehatan karena membuka pori-pori dan membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit. Informasi ini membuat orang-orang tidak mandi selama berhari-hari. Bahkan mereka juga tidak berganti pakaian.
Dibanding mandi, kebanyakan dari mereka memilih untuk mencuci tangan dan wajah. Untuk menutupi bau badan mereka memakai banyak pewangi atau perfume. Selain itu, pakaian mereka juga memakai material khusus, yakni kain linen yang dapat membantu menyerap sebum dan keringat.
Lalu soal masalah sanitasi, kabarnya penghuni istana buang air besar di koridor atau taman. Ada juga yang buang kotoran dengan ditampung ke pispot. Namun, kotoran tidak dibuang ke tempat tertutup, melainkan melalui jendela.
Untuk membersihkan kotoran yang berserakan, mereka menggunakan sapu bambu. Sapu membantu menghilangkan sebagian besar kotoran yang menumpuk dan menyamarkan bau keringat serta bau lainnya.
Ruangan dengan toilet, tangki septik, dan sistem pembuangan mulai umum pada abad ke-19.
Toilet di Istana Versailles Foto: DW |
Dilansir dari tayang DW, toilet yang pada saat itu dipakai di Istana Versailles bentuknya seperti bangku. Namun, dudukannya bisa dibuka. Di dalamnya terdapat porselin berwarna putih dengan bentuk seperti kulit kacang yang sudah dibuka. Pada toilet duduk yang lain, bahkan pinggiran porselin ini terdapat motif yang indah.
Pada model kloset lainnya, berbentuk seperti meja kayu yang tengahnya dapat dibuka karena di dalamnya ada lubang untuk buang kotoran. Di samping lubang terdapat kotak berisi kapas khusus untuk membersihkan area belakang. Pada saat itu orang cara membersihkannya tidak memakai air, tetapi kapas. Pada toilet tersebut juga tidak terdapat flush sehingga kotoran akan ditampung dan dibuang ke septic tank sederhana yang ada pada saat itu.
(aqi/das)

