Bos Lippo Group James Riady mengungkapkan nilai tanah di Meikarta yang dihibahkan untuk negara. Nilainya ditaksir sekitar Rp 20 juta per meter persegi.
"Kalau ada yang Rp 10 juta (nilai tanah di Meikarta) saya beli. Pasti nggak ada. Karena ini sudah infrastruktur semua, pinggir tol ya. Jadi saya kira setidaknya itu Rp 20 juta," kata James saat ditemui di Meikarta pada Selasa (26/5/2026).
Luas lahan yang diberikan untuk pembangunan rumah susun (rusun) subsidi sekitar 30 hektare. Dengan nilai tanah tadi, Lippo Group berarti telah melepas tanah senilai Rp 6 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alasannya memilih untuk melepas lahan tersebut berawal dari permintaan Presiden Prabowo. Ia dikabari oleh Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani jika Prabowo ingin membangun perumahan yang dekat dengan tempat kerja.
"Pak Rosan itu bicara sama saya, mewakili Presiden dan Presiden langsung konfirmasi kepada saya dan terus membicarakan ini," kata James.
Setelah itu, James berdiskusi dengan ayahnya sekaligus pendiri Lippo Group Mochtar Riady yang menyarankan lahan tersebut diberikan kepada negara untuk dibangun perumahan subsidi.
"Papa saya menyatakan tidak perlu dibeli, itu kita hibah. Karena ini dari hati Presiden, untuk rakyat. Ya, untuk rakyat," ujarnya.
"Jadi kita, saya maupun keluarga maupun kelompok kami tidak pernah menyebutkan proyek ini atau ide ini kepada siapa pun di pemerintah," tambahnya.
Lalu ia berkoordinasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk proyek ini. Pembangunannya pun mendapat dukungan penuh.
Dari Desember 2025 obrolan dimulai, kini di lokasi sudah mulai dipasang tiang pancang dan masuk uji tiang pancang (test piles). Tiang pancang yang sudah dimasukkan sekitar 1.836 dari 8.602 yang akan dipasang. Targetnya pada Juli tahap I selesai.
"Kita sudah melalui dua tahap ya, sudah land clearing. Kurang lebih land clearing Januari sampai Februari. Ground breakingnya baru bulan Maret. Jadi kita tahapan berikutnya, test piles sudah selesai," kata Menteri PKP Maruarar Sirait saat ditemui di lokasi.
Pengerjaannya terhitung cepat karena land clearing pada Januari hingga Februari. Lalu awal Maret 2026 sudah groundbreaking.
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menambahkan perizinan sedang diurus dan semua berkas perizinan telah lengkap.
"Alhamdulillah perizinan sedang berproses. Sekarang lagi di Cipta Karya. Jadi hingga saat ini sudah 100 persen. Sedang jalan. (Persyaratan?) Sudah selesai," ujar Surya.
James mengatakan setelah ini pembangunan fisik akan segera dimulai sekitar Juli atau Agustus. Lalu, September mulai pembahasan mengenai kepemilikannya.
"Sekarang sudah ditentukan kan Agustus/September ini mulai membagi distribusi kesempatan pemilikan (rusun) ini kepada MBR. Lalu, targetnya kan Agustus 2028 itu selesai tahap pertama itu mulai serah terima (unit)," ungkapnya.
Kontraktor yang akan membangun berasal dari pemerintah termasuk mengenai modal pembangunannya disiapkan oleh Danantara sebesar Rp 16 triliun untuk tahap awal.
Dalam pantauan detikcom di lokasi, sudah banyak alat berat mengeruk tanah sejak pagi. Total ada sekitar 8 ekskavator dan 2 mobile crane yang tersebar di ujung lahan. Di sekitar lokasi belum terpasang penutup seperti seng sehingga lokasi pembangunan terlihat jelas dari jalanan.
Pembangunan lahan I berada di dekat Gerbang Tol Cibatu. Luas lahannya 11,3 haktare dengan total hunian 47 ribu unit. Total rusun yang akan dibangun adalah 140 ribu unit di lahan seluas sekitar 30 hektare. Pembangunannya akan dilakukan bertahap di 3 lokasi, yakni dekat Gerbang Tol Cibatu seluas 11,3 hektare, di Central Park 9 hektare, dan lokasi terakhir 10 hektare.
Pada area pembangunan tahap I, bangunan rusun berada di lokasi strategis dan dekat dengan Gerbang Tol Cibatu, kereta cepat, area apartemen Meikarta, hingga mal terbesar di Indonesia Mall Orange County.
"Itu yang kita lihat, 6 gedung itu dengan Jepang. Yang paling kiri itu, 2 gedung itu (dibangun) Mitsubishi. Lalu itu podium (bangunan yang lebih datar) akan dibangun mal yang terbesar di Indonesia, namanya Orange County. Jadi langsung sebelahan dengan lahan ini. Jadi lahan ini sungguh-sungguh strategis sekali. Sebelah tol, sebelah toll gate, sebelah infrastruktur, semuanya sudah ada," jelas James.
Selain itu, Meikarta dekat dengan pusat industri. James mengklaim ada ribuan pabrik berada di sekitar sana sehingga dibangunnya rusun subsidi tepat sasaran dengan target pasar MBR yang bekerja sebagai buruh.
"Jadi dengan demikian ini 50 persen dari industri seluruh Indonesia sekarang berada di sekeliling ini. Di Cikarang saja ada 1.600 pabrik di sebelah sini. Nah jadi ini ribuan pabrik, ini merupakan tempat pekerja," jelasnya.










































