Harga sewa rumah mengalami kenaikan di berbagai wilayah, salah satunya adalah Tangerang Raya. Kenaikan harga sewa rumah di sana terjadi karena berbagai hal.
Secara umum, kenaikan harga rumah secara nasional terjadi pada tiap kategori bangunan. Dalam laporan terbaru Pinhome, yaitu Pinhome Home Rental Index (PHRI), pada kuartal I 2026 ini harga rumah tipe 55-120 naik 0,8 persen dan Tipe ≤54 naik 0,7 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Ini didorong oleh aktivitas perkantoran dan institusi pendidikan.
Sementara itu, pertumbuhan harga secara tahunan yang signifikan terjadi pada tipe 55-120 (2,6 persen), diikuti oleh tipe ≥201 (2,3 persen). Hal ini mencerminkan segmen hunian keluarga pulih dan berkembang seiring dengan sentimen positif dari kawasan ekonomi baru dan pusat pertumbuhan mandiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu wilayah dengan pertumbuhan harga sewa rumah yang cukup tinggi ada di Tangerang Raya. Alasan utamanya adalah masifnya ekspansi kawasan komersial serta sektor pendidikan internasional yang terpusat di wilayah tersebut.
Tangerang Raya menjadi primadona kuartal ini dengan kenaikan merata di berbagai tipe rumah. Di Kota Tangerang, tipe 55-120 naik 2 persen dan tipe ≥201 naik 3 persen. Sementara di Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang, tipe ≤54 serta 55-120 mencatatkan kenaikan sebesar 2 persen.
Kenaikan ini didorong oleh penetapan BSD sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang memicu pembukaan berbagai kampus dan rumah sakit internasional sepanjang 2026. Ekspansi Monash University Indonesia yang mulai membuka kelas S1 pada Juni 2026 menjadi pemicu utama bagi permintaan hunian tipe kecil dan menengah (≤54 dan 55-120) untuk mengakomodasi kebutuhan mahasiswa dan tenaga pengajar.
"Sentimen positif ini diperkuat oleh geliat industri properti di Tangerang Raya yang terus tumbuh berkat pengembangan distrik komersial baru," tulis laporan tersebut, dikutip Kamis (7/5/2026).
Harga sewa rumah per tahun di Kota Tangerang untuk tipe ≤54 yaitu Rp 27 juta, untuk tipe 55-120 yaitu Rp 47 juta, untuk tipe 121-200 yaitu Rp 75 juta, dan untuk tipe ≥201 sebesar Rp 118 juta.
Harga sewa rumah per tahun di Kota Tangerang Selatan untuk tipe ≤54 yaitu Rp 36 juta, untuk tipe 55-120 yaitu Rp 55 juta, untuk tipe 121-200 yaitu Rp 80 juta, dan untuk tipe ≥201 sebesar Rp 150 juta.
Harga sewa rumah per tahun di Kabupaten Tangerang untuk tipe ≤54 yaitu Rp 25 juta, untuk tipe 55-120 yaitu Rp 43 juta, untuk tipe 121-200 yaitu Rp 80 juta, dan untuk tipe ≥201 sebesar Rp 175 juta.
Harga Sewa Rumah di Jabodebek
Sementara itu, pergerakan harga sewa rumah di Jakarta pada kuartal 1 tahun 2026 menunjukkan tren selektif yang terkonsentrasi di area pusat bisnis, didorong oleh pemulihan pasar perkantoran.
Jakarta Pusat menjadi motor utama dengan kenaikan signifikan pada Tipe 55-120 (5 persen) dan Tipe ≤54 (3 persen), sejalan dengan peningkatan okupansi kantor CBD. Jakarta Timur juga mengalami kenaikan pada rumah Tipe ≥201 (5 persen) dan Tipe 55-120 (3 persen) sebagai alternatif hunian luas dengan akses ke pusat bisnis. Sementara itu, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat cenderung stabil di semua tipe.
Sementara itu, di Bogor, pertumbuhan terpusat di Kabupaten Bogor pada Tipe 55-120 yang naik 3 persen. Ini mencerminkan pergeseran permintaan ke hunian menengah di wilayah dengan aksesibilitas yang semakin baik.
Untuk Kota Bogor, Depok, dan Bekasi terpantau stabil yang menunjukkan daya serap pasar yang seimbang terhadap stok hunian yang tersedia.
(abr/das)
