Jeffrey Epstein diketahui memiliki sejumlah properti mewah, termasuk dua pulau di Kepulauan Virgin AS dan sebuah rumah tujuh lantai di New York, Amerika Serikat. Ternyata, pelaku tindak kejahatan seksual itu juga memiliki sebuah lahan peternakan yang sangat luas.
Lahan peternakan milik Epstein itu dikenal sebagai Zorro Ranch yang berada di New Mexico, AS. Di atas lahan seluas 4.000 hektare itu telah dibangun sebuah rumah mewah dan beberapa kandang hewan.
Dilansir situs Forbes, Rabu (4/2/2026), Epstein membeli lahan peternakan itu pada 1993 dengan harga sekitar US$ 12 juta. Ia kemudian mendirikan sebuah rumah mewah yang luasnya sekitar 2.700 meter persegi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sebuah foto yang diambil dari udara, terlihat rumah Epstein di lahan peternakan tersebut sangat luas. Di depannya terdapat sebuah taman yang ditumbuhi beberapa pepohonan hijau agar terlihat asri.
Menariknya, di samping rumah mewah Epstein terdapat sebuah halaman besar yang di tengahnya mirip seperti kolam air. Agar terlihat asri, di sekitar kolam ditanami bunga-bunga dan tanaman hias.
Epstein juga mendirikan beberapa rumah kecil yang jumlahnya ada 10 unit di dekat pintu masuk peternakan. Ia juga membangun rumah khusus penjaga di Zorro Ranch agar propertinya tidak dimasuki oleh orang asing.
Fasilitas di lahan peternakan Epstein juga lengkap, mulai dari kolam renang indoor, pusat kebugaran (gym), perpustakaan, dan ruang tamu yang besar. Ada juga garasi khusus untuk memarkir kendaraan pribadi Epstein atau tamu yang datang.
Jeffrey Epstein memiliki lahan peternakan bernama Zorro Ranch di New Mexico, AS. Foto: Departemen Kehakiman AS |
Selain itu, ada juga kandang kuda yang ukurannya cukup besar dan arena pacuan kuda. Epstein dikabarkan juga memiliki rumah kaca untuk menanam sejumlah tanaman hias.
Saking luasnya Zorro Ranch, di dalamnya terdapat landasan pacu rumput yang panjangnya sekitar 1.300 meter. Lalu ada juga helipad untuk mendaratkan helikopter serta hanggar sebagai tempat parkir pesawat.
Kedok Epstein Membeli Lahan Peternakan
Banyak orang yang menduga Epstein membeli lahan peternakan tersebut untuk menutupi rencana jahatnya. Hal itu terbongkar usai jutaan halaman dokumen Epstein dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat pekan ini.
Investigasi juga pernah dilakukan oleh New York Times dalam laporan berjudul 'Jeffrey Epstein's Little Secret: He Hoped to Seed The Human Race With His DNA' pada 2019. Epstein berencana menggunakan peternakan Zorro Ranch sebagai pusat operasional untuk menyebarkan DNA-nya, sehingga dapat meningkatkan ras manusia lewat perkembangbiakan.
Sejumlah orang yang berada di Zorro Ranch. Foto: Departemen Kehakiman AS |
Tak hanya itu, peternakan yang juga disebut Zyzzyx ini juga digunakan oleh Epstein untuk memuaskan hasrat seksualnya yang menyimpang. Dalam dakwaan Departemen Kehakiman AS terhadap pacar Epstein, Ghislaine Maxwell pada 2020, ia dan Epstein melakukan pelecehan seksual terhadap seorang korban di bawah umur di peternakan tersebut pada 1996.
Meski sudah ada beberapa kasus kejahatan seksual di Zorro Ranch, tetapi belum ada penyelidikan lebih lanjut. Anggota DPR dari Santa Fe Andrea Romero menyebut belum ada cukup bukti yang banyak tentang apa yang terjadi di lahan peternakan milik Epstein.
"Komisi ini secara khusus akan mencari kebenaran tentang apa yang diketahui para pejabat, bagaimana kejahatan dilaporkan atau tidak dilaporkan, dan bagaimana negara dapat memastikan bahwa hal ini pada dasarnya tidak akan pernah terjadi lagi," kata Romero, dikutip dari CTV News.
Semenjak kematian Epstein pada 2019, Zorro Ranch akhirnya dijual kepada sebuah perusahaan bernama San Rafael Ranch. Tidak disebutkan berapa harga lahan pertanian tersebut, tapi angkanya diprediksi sekitar US$ 18 juta atau sekitar Rp 302 miliar.
(ilf/ilf)













































