Taiwan Travelogue Menangkan International Booker Prize 2026

Tia Agnes Astuti
|
detikPop
Novel Taiwan Travelogue
Foto: Istimewa
Jakarta - International Booker Prize jadi ajang penghargaan bergengsi untuk fiksi yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Tapi pemenang tahun ini, berbeda ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

Untuk pertama kalinya, novel dalam bahasa Mandarin memenangkan penghargaan bergengsi tersebut. Novel berjudul Taiwan Travelogue karya penulis asal Taiwan Yáng Shuāng-zǐ dan yang diterjemahkan penerjemah Lin King memenangkan International Booker Prize tahun ini.

Tim dewan juri menyebutnya sebagai buku yang 'menawan, cerdas, dan penuh sindiran'. Menurutnya, sang novelis bermain dengan tema bahasa dan kekuasaan, serta menawarkan kejutan kepada pembaca sepanjang jalan.

Novelnya juga diklaim sebagai buku memoar seorang novelis Jepang dalam tur kuliner Taiwan dan menggambarkan hubungan kompleks penulis fiktif dengan penerjemah lokalnya.

Salah satu tim juri, Natasha Brown, seperti dilansir dari AP, Jumat (22/5/2026), bukunya mengeksplorasi kelas dan kolonialisme dan mengajukan pertanyaan dasar namun terpenting.

"Bisakah cinta mengatasi ketidakseimbangan kekuasaan?" katanya.

Buku ini pun berhasil melakukan dua hal luar biasa yakni sebagai novel romantis dan novel pascakolonial yang tajam.

POV Penulis Yáng Shuāng-zǐ

Sementara itu, novelis Yáng Shuāng-zǐ mengatakan lewat karya-karyanya, ia ingin mengurai keadaan kompleks Taiwan pada masa penjajahan Jepang.

"Riset untuk tema sentral novel tentang perjalanan dan makanan mengubah hidup saya dalam dua cara yang jelas: tabungan saya berkurang; berat badan saya naik," katanya kepada situs web Booker Prizes.

Novel yang terbit dalam bahasa Mandarin pada tahun 2020 itu adalah karya perdananya yang terbit dalam bahasa Inggris. Di AS, buku ini memenangkan kategori terjemahan National Book Award pada tahun 2024.

Para juri memuji cara terjemahan karya penerjemah Taiwan-Amerika, King, menambahkan lapisan lain pada buku yang bermain dengan gagasan komunikasi lintas bahasa.

Buku ini mengalahkan lima finalis lainnya untuk memenangkan penghargaan tersebut, yang mengakui fiksi terjemahan dari seluruh dunia yang diterbitkan di Inggris atau Irlandia. Hadiah uang sebesar 50.000 poundsterling (67.000 dolar AS) dibagi antara penulis dan penerjemah.


(tia/dar)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO