Casey Affleck Sebut Matt Damon Suka Pamer Sejak Kecil
Sambil bernostalgia mengenai akar perjalanan karier mereka di kawasan Boston, Amerika Serikat, Casey melontarkan candaan hangat bahwa Matt Damon sudah menunjukkan gelagat sebagai seorang bintang besar yang suka pamer sejak mereka masih anak-anak.
Menurut Casey, tanda-tanda bahwa Damon ditakdirkan untuk mendominasi layar lebar sebenarnya sudah sangat kasat mata di masa pertumbuhan mereka.
Berbeda dengan anak-anak seusianya yang kerap merasa gamang atau masih mencari-cari jati diri, Damon digambarkan sebagai sosok bocah yang memiliki tingkat percaya diri tinggi, sangat ekstrovert, serta tidak pernah ragu untuk tampil mengambil panggung dalam berbagai acara bakat (talent shows) di lingkungan sekitar mereka.
"Matt selalu sedikit suka pamer, orangnya ekstrovert, dan suka ikut ajang pencarian bakat atau semacamnya," ujar Casey mengenang kenangan masa kecil tersebut (via EW).
"Jadi, sudah sangat jelas ke mana arah hidupnya kelak, sementara kami yang lain masih berusaha mencari jalan serta menentukan pilihan hidup masing-masing".
Hubungan antara keluarga Affleck dan Matt Damon sendiri bukanlah ikatan yang baru terbentuk kemarin sore.
Kedekatan mereka telah terjalin kokoh selama berdekade-dekade, berakar dari persahabatan masa kecil di Cambridge dan Boston, hingga akhirnya bersama-sama menembus kerasnya industri perfilman Hollywood dan merajai kancah perfilman global lewat berbagai proyek bergengsi, termasuk piala Oscar yang pernah mereka raih bersama.
Selain bernostalgia mengenai gelagat masa kecil Matt Damon, dalam sesi masterclass tersebut Casey Affleck juga banyak membahas berbagai topik menarik lainnya.
Baca juga: Spider-Man: Brand New Day Tayang Lagi |
Ia mengenang kembali akar teaternya di Boston, ketegangan mental yang ia rasakan saat malam penghargaan Oscar (di mana ia pernah memenangkan kategori Aktor Terbaik lewat Manchester by the Sea), hingga pengalamannya menavigasi dinamika dunia perfilman yang menurutnya sering kali terasa asing.
Bagi Casey, memandang perjalanan hidupnya dari masa anak-anak di Boston hingga berdiri sejajar di puncak industri bersama sahabat-sahabat lamanya menyisakan banyak cerita jenaka sekaligus refleksi mendalam mengenai arti sebuah persahabatan sejati di bawah sorotan lampu Hollywood.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
