Perjalanan Panjang Cerita Lila Sampai ke Layar Lebar, Sara Wijayanto Emosional

Desi Puspasari
|
detikPop
Sara Wijayanto bersama dengan Lutesha dan Shareefa Danish.
Sara Wijayanto, Lutesha, dan Shareefa Danish bersatu dalam film Cerita Lila. Foto: Instagram @sarawijayanto
Jakarta - 18 Juni 2026 film horor Cerita Lila bakal diputar serentak di bioskop Indonesia. Cerita Lila bukan sekadar sebuah film untuk Saraddicts atau penggemar Diari Misteri Sara (DMS), melainkan perwujudan dari kisah yang telah mereka ikuti dan nantikan untuk hadir di layar lebar.

Jumat (12/6) Cerita Lila menggelar gala premiere. Cerita Lila merupakan garapa MVP Pictures bekerja sama dengan Legacy Pictures, serta didukung oleh Folago Pictures, PK Films, dan ShowToken.

Kolaborasi lintas perusahaan ini mempertemukan berbagai kekuatan kreatif untuk menghadirkan film horror yang emosional, hangat, sekaligus menyayat hati.

Cerita Lila juga memiliki makna yang sangat spesial karena merupakan proyek personal dari Diary Misteri Sara (DMS) sekaligus menjadi Intellectual Property (IP) pertama milik DMS yang diadaptasi ke layar lebar.

Sara Wijayanto mengungkapkan Cerita Lila memiliki makna yang jauh lebih dalam dibandingkan sebuah proyek film pada umumnya. Film ini lahir dari berbagai pengalaman, refleksi, dan perjalanan emosional yang ia temui selama melakukan penelusuran bersama DMS.

"Cerita Lila adalah proyek yang sangat personal bagi saya. Ada banyak perasaan, pengalaman, dan refleksi yang menjadi inspirasi dari lahirnya cerita ini. Selama bertahun-tahun, saya bertemu dengan begitu banyak kisah manusia yang meninggalkan kesan mendalam, dan sebagian emosi itulah yang akhirnya menjadi napas dari Cerita Lila," kata Sara Wijayanto di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan.

"Melihat cerita ini hidup di layar lebar untuk pertama kalinya dan disaksikan oleh begitu banyak orang merupakan pengalaman yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Saya sangat bersyukur karena pesan dan perasaan yang ingin kami sampaikan dapat diterima dengan begitu hangat oleh para penonton," ungkap Sara lagi.

Sutradara Bobby Prasetyo mengungkapkan Cerita Lila melalui proses pengembangan panjang dengan perhatian besar terhadap setiap detail cerita dan karakter. Jadi perjalanannya cukup panjang.

"Kami meluangkan banyak waktu untuk memahami karakter, membangun dunia cerita, serta memastikan setiap elemen dapat menyampaikan emosi yang tepat kepada penonton. Sejak awal, kami membuat Cerita Lila dengan hati yang tulus dan persiapan yang sangat matang," kata Bobby Prasetyo.

Co-Produser Amrit Punjabi turut menyampaikan rasa syukurnya melihat film ini akhirnya dapat dipertontonkan kepada publik dan mendapatkan respons yang begitu
hangat.

"Cerita Lila merupakan salah satu proyek yang sudah lama kami nantikan untuk hadir di hadapan penonton. Sejak awal, kami percaya bahwa cerita ini memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan banyak orang. Di saat yang sama, film ini juga menjadi kolaborasi yang sangat kami nantikan bersama seluruh pihak yang terlibat. Semoga Cerita Lila dapat menyentuh hati lebih banyak penonton Indonesia ketika tayang di bioskop," harap Amrit Punjabi.

(pus/ass)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO