Dari Buku, Film 'Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?' Angkat Hubungan Ayah-Anak

Febryantino Nur Pratama
|
detikPop
Perilisan poster dan trailer film Ayah Ini Arahnya Kemana di XXI Metropole, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (24/3/2026).
Ini Arahnya (Foto: Febriyantino Nur Pratama/detikcom)
Jakarta - Sutradara Kuntz Agus kembali menghadirkan karya terbaru lewat film drama keluarga berjudul Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?. Film ini menjadi debut produksi layar lebar Five Elements Pictures yang bekerja sama dengan Kults Creative.

Diproduseri oleh Soemijato Muin dan Ody Mulya Hidayat serta ditulis oleh Oka Aurora bersama Kuntz Agus, film ini merupakan adaptasi dari buku mega best-seller karya Khoirul Trian dengan judul yang sama. Produser Soemijato Muin mengungkapkan alasan kuat di balik pengangkatan cerita ini ke layar lebar.

"Keresahan ini yang membuat kami merasa buku ini punya potensi besar untuk divisualisasikan dalam format film layar lebar. Dan menurut kami, Kuntz Agus adalah sutradara paling tepat saat ini yang mampu menghadirkan luapan-luapan emosi hangat dan haru untuk memberi suara kepada sosok ayah yang selama ini masih kurang kita dengarkan," ujar Muin di Press screening di Epicentrum, Jakarta Selatan pada Kamis (2/4/2026).

Sementara itu, Ody Mulya Hidayat menekankan bahwa proses pengembangan film ini memakan waktu cukup panjang demi hasil maksimal. Termasuk proses casting yang ketat.

"Investasi waktu yang kami berikan untuk proses penulisan skenarionya cukup besar dan menurut kami layak dan perlu dilakukan agar kami bisa memberikan yang terbaik. Begitu pula untuk proses casting. Dengan cermat kami pertimbangkan agar suara dan pesan dari cerita ini tersampaikan dengan baik," tuturnya.

"Dan kami senang sekali dengan hasilnya, ensemble aktor yang terpilih telah memberikan kekuatan acting terbaiknya untuk menghidupkan karakter-karakter dalam film ini," lanjut Ody.

Kuntz Agus pun mengaku mendapat pengalaman kolaborasi yang menyenangkan selama menggarap film ini. Ia merasa diberikan ruang kreatif.

"Sebuah kehormatan bagi saya saat dipercaya untuk menggarap adaptasi buku Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?. Dari tahap pengembangan naskah, persiapan sampai proses produksi dan paska produksi, saya merasakan bentuk kolaborasi yang menyenangkan, di mana saya diberi ruang kreatif yang luas untuk berkarya," ungkapnya.

Ia menambahkan, film ini menjadi medium ungkapan perasaan dalam hubungan keluarga.

"Film ini adalah ungkapan hati, tidak hanya dari seorang anak kepada ayahnya, namun juga sebaliknya. Ia menjadi sebuah representasi pengalaman nyata bagi banyak keluarga. Semoga film ini dapat membuka ruang untuk saling mendengarkan, memahami, dan memaafkan dalam keluarga," tambahnya.

Penulis buku, Khoirul Trian, mengaku sempat bingung ketika karyanya akan diadaptasi ke layar lebar. Namun alihwahananya berjalan dengan begitu saja.

"Oke sebelumnya halo semuanya salam kenal aku Trian, pertama kali dikasih tahu buku kamu bakal diadaptasi ke sebuah layar lebar aku jujur bingung gimana harus gimana, soalnya kan dari bukunya juga tuh cuma potongan-potongan prosa yang kalau dibaca dari awal sampai akhir jadi sebuah bentuk cerita, tapi di kepala masing-masing. Tinggal bagaimana cara kita mengalirkan itu menjadi dalam bentuk visual," katanya.

Ia juga mencontohkan bagaimana salah satu bagian buku diterjemahkan ke dalam adegan film.

"Kalau teman-teman sudah pernah baca bukunya, ada satu kutipan yang bilang 'capek ya sini turun', itu tadi waktu di filmnya bentuk visualnya waktu Ayah sama adik sama Dira lagi di mobil. Jadi kayak gitu kurang lebih proses transformasi atau alih wahananya," jelas Trian.

Aktor Baskara Mahendra yang turut membintangi film ini mengungkapkan ketertarikannya terhadap karakter yang ia perankan.

"Kayaknya dari awal aku baca scriptnya memang karakter ini sangat menyediakan semuanya, memberikan semuanya untuk Dira. Dan kita lihat betapa beratnya hidupnya Dira, banyak sekali yang dialami dan rasanya nggak susah sih untuk ngasih semuanya," ujar Baskara.

Ia juga memuji lawan mainnya, Mawar de Jongh. Apalagi Baskara tak menemui kesulitan.

"Mawar orangnya sangat profesional, terus juga sangat siap memberikan segalanya untuk perannya. Ini project kedua aku juga dengan Mawar, jadi nggak sulit sih. Kayaknya nggak akan pernah ketemu lawan main Mawar yang bilang sulit untuk kerja sama," pungkas Baskara.

Film ini turut dibintangi oleh Unique Priscilla, Kiara McKenna, Dinda Kanyadewi, dan Azami Syauqi.

Film ini mengisahkan tentang Dira (Mawar de Jongh) dan Darin (Rey Bong) yang mulai menyadari perubahan sosok ayah mereka, Yudi (Dwi Sasono), seiring bertambahnya usia. Sosok ayah yang dulu selalu hadir, perlahan terasa menjauh secara emosional. Kisah ini menggambarkan perjalanan Dira dan Darin dalam menemukan arah hidup di tengah kondisi keluarga yang rapuh.

Film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? diproduksi oleh Five Elements Pictures dan Kults Creative, serta didukung oleh IFI Sinema, A&Z Films, dan Leo Pictures. Film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 9 April 2026.

(fbr/dar)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO