Neve Campbell Ngaku Hampir Jadi Lara Croft Sebelum Angelina Jolie

Asep Syaifullah
|
detikPop
beda gaya lara croft
Foto: ist
Jakarta - Dunia perfilman Hollywood awal tahun 2000-an mungkin akan terlihat sangat berbeda jika sejarah mengambil arah lain.

Dalam sebuah wawancara blak blakan dengan Digital Spy dilansir Selasa (3/3), ikon film horor Neve Campbell mengungkapkan sebuah fakta yang selama puluhan tahun tersimpan rapat: dia adalah pilihan utama untuk memerankan karakter video game legendaris Lara Croft dalam film Lara Croft Tomb Raider (2001).

Pengakuan ini mengejutkan banyak pihak mengingat peran tersebut akhirnya jatuh ke tangan Angelina Jolie. Apalagi itu sukses jadi batu loncatan yang mengubah Jolie menjadi megabintang aksi global.

Pada akhir era 90-an Neve Campbell adalah Ratu Hollywood. Lewat kesuksesan waralaba Scream sebagai Sidney Prescott dan drama remaja populer Party of Five, namanya berada di puncak daftar keinginan setiap produser besar.

Namun ketika tawaran emas untuk mengenakan sepatu bot dan pistol ganda khas Lara Croft datang menghampirinya, Campbell justru memilih untuk melangkah mundur.

Berbeda dengan banyak aktor yang akan melakukan apa saja demi peran blockbuster, Campbell memiliki alasan yang sangat membumi. Ia mengaku saat itu sedang mengalami fase burnout atau kelelahan luar biasa akibat jadwal kerja yang tidak manusiawi.

"Saya telah bekerja tanpa henti selama bertahun tahun. Antara syuting serial televisi setiap hari dan film film layar lebar di masa jedanya, saya merasa kehilangan diri sendiri," kenang Campbell.

Selain faktor kelelahan, ada beberapa pertimbangan mendalam lainnya. Memerankan Lara Croft bukan sekadar akting melainkan transformasi fisik total. Campbell merasa tidak memiliki energi mental maupun fisik untuk menjalani pelatihan militer dan aksi akrobatik yang diminta saat itu.

Neve CampbellNeve Campbell Foto: Dok. Ist

Selain itu, kontrak film besar seperti Tomb Raider biasanya mengikat aktor untuk beberapa sekuel sekaligus. Campbell yang saat itu baru saja lepas dari kontrak panjang merasa enggan untuk kembali terjebak dalam satu karakter selama bertahun tahun lagi.

Hal lain yang jadi alasan juga adalah karena dia lebih tertarik pada proyek proyek independen dan teater. Itu memungkinkannya buat eksplorasi karakter lebih dalam alih-alih film aksi yang sangat bergantung pada efek visual.

Meski melewatkan kesempatan emas untuk menjadi bintang aksi nomor satu, Campbell menegaskan bahwa ia sama sekali tidak menyimpan penyesalan.

Ia justru memberikan pujian setinggi langit kepada Angelina Jolie yang akhirnya mengambil peran tersebut.

"Melihat ke belakang, itu adalah keputusan yang tepat. Angelina sangat luar biasa. Dia memiliki karisma dan intensitas yang memang dibutuhkan untuk menghidupkan Lara Croft. Saya tidak yakin bisa memberikan hal yang sama seperti yang dia lakukan," ujarnya dengan rendah hati.

Kini setelah puluhan tahun berlalu fokus utama Neve Campbell kembali ke rumah yang membesarkan namanya. Setelah sempat absen di film keenam karena sengketa masalah gaji yang sempat viral, Campbell memimpin kembali Scream 7 sebagai Sidney Prescott.

Bagi para penggemar, pengakuan tentang Lara Croft ini menjadi bukti bahwa integritas Campbell sebagai aktris melampaui ambisi popularitas semata. Ia lebih memilih kesehatan mental dan kepuasan batin daripada sekadar angka di box office.

Menarik melihat bagaimana keputusan Campbell ini menciptakan dua jalan yang berbeda, Jolie menjadi simbol aksi dunia sementara Campbell mengukuhkan statusnya sebagai Final Girl abadi dalam sejarah horor.


(ass/aay)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO