Film Kapal Terbang Angkat Kisah Woyla 1981, Dibintangi Oka Antara-Naysila Mirdad
Film ini terinspirasi dari peristiwa nyata pembajakan pesawat Garuda Indonesia DC-9 "Woyla" pada Maret 1981. Peristiwa tersebut dikenang sebagai operasi pembebasan sandera yang menegangkan oleh pasukan khusus Indonesia di Bangkok, Thailand.
Eksekutif Produser, George Santos, menegaskan tujuan utama film ini bukanlah untuk mengorek luka lama, melainkan untuk mengambil pelajaran berharga dari sejarah.
Baca juga: Sinopsis dan Daftar Pemain Spider-Noir |
"Hari ini kita membuka kembali peristiwa Woyla 1981, bukan bermaksud untuk membuka luka lama. Peristiwa Woyla 1981 mengajarkan kita artinya keberanian, artinya pengorbanan, artinya mengikhlaskan kehilangan. Film ini telah menjadi bentuk dari tanggung jawab moril kami," kata George Santos dalam konferensi pers di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Jumat (27/2/2026).
Tak main-main, film Kapal Terbang dibintangi oleh jajaran aktor dan aktris papan atas Tanah Air. Nama-nama besar seperti Oka Antara, Naysila Mirdad, Jeremy Thomas, dan Tengku Rifnu Wikana didapuk untuk menghidupkan kembali kisah penuh ketegangan ini.
Ozan Ruz, yang duduk di kursi sutradara, mengungkapkan semangat yang luar biasa dari seluruh tim dan pemain. Ia merasa film ini sudah menjadi milik bersama, bukan hanya milik rumah produksi.
"Semua yang terlibat mereka semua merasa sangat memiliki, kerasukan juga ya. Kerasukan, jadi kita kerja kolektif dan saya harap semoga dengan spirit ini membawa Kapal Terbang terbang setinggi-tingginya," ujar Ozan Ruz.
Oka Antara yang memerankan salah satu tokoh sentral, mengaku antusias sekaligus tak sabar agar masyarakat Indonesia bisa kembali mengenal salah satu fase penting dalam sejarah melalui film.
"Saya bener-bener gak sabar pengin teman-teman semua di sini masyarakat seluruh Indonesia itu bisa mengenal satu fase di negara, di sepanjang sejarah Indonesia itu ada peristiwa yang sangat berkesan yang sangat apa ya mengguncang dunia pada waktu itu," beber Oka Antara.
Sementara itu, Naysila Mirdad yang berperan sebagai seorang pramugari bernama Puspita, merasa sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari proyek besar ini.
"Mudah-mudahan selama proses syuting masih berjalan semuanya lancar dan begitu tayang kita dapat respon yang positif juga dari teman-teman masyarakat," tutur Naysila Mirdad.
Proses syuting film Kapal Terbang sendiri telah berjalan selama 12 hari dan diperkirakan akan rampung dalam beberapa minggu ke depan. Dengan premis cerita yang kuat dan deretan pemain bintang, film ini patut dinantikan kehadirannya di bioskop-bioskop seluruh Indonesia.
(ahs/ass)











































