Reza Rahadian: Film Laut Bercerita Adalah Perayaan Harapan
Dengan latar belakang kisah aktivis mahasiswa yang diculik pada era Reformasi 1998, film ini sontak memancing pertanyaan mengenai relevansinya dengan situasi politik masa kini.
Aktor Reza Rahadian menepis anggapan film ini adalah sebuah bentuk perlawanan. Ia menegaskan esensi dari Laut Bercerita melampaui narasi perlawanan politik.
"Bagi saya film ini bukan bentuk perlawanan. Film ini adalah bentuk kita merayakan tentang harapan, bagaimana proses kehilangan terjadi, apa arti persahabatan, cinta juga ada di dalamnya," kata Reza Rahadian dalam konferensi pers di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (25/2).
Memerankan karakter bernama Biru Laut, ia sangat yakin film ini akan diterima dengan baik oleh penonton, karena kekuatan ceritanya yang berpusat pada nilai-nilai kemanusiaan.
"Saya yakin sekali film ini akan tayang dengan baik tahun ini. Itu saya sangat yakin, karena it's a beautiful film," tegasnya.
Pandangan serupa juga diamini oleh Dian Sastrowardoyo, yang berperan sebagai Kinan, sesama aktivis dalam film. Ia mengajak publik untuk melihat film ini dari sudut pandang yang lebih luas.
"Jangan pakai kata-kata perlawanan ya, bilang aja ini adalah banyak harapan masih ada di generasi muda Indonesia," ujar Dian Sastrowardoyo.
Baginya, film ini justru menjadi sebuah perayaan atas semangat dan idealisme yang tak pernah padam di kalangan generasi muda.
"Dan mari kita rayakan bersama harapan-harapan yang masih ada itu," tutup Dian Sastrowardoyo.
Selain Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo, film Laut Bercerita turut dibintangi oleh Yunita Siregar, Eva Celia, Yoga Pratama, Kevin Julio, Christine Hakim, hingga Arswendy Bening Swara.
Baca juga: Once We Were Us: Cinta yang Menguatkan |
(ahs/tia)











































