Cindy Nirmala di Film Sengkolo: Dari Remaja Bucin Sampai Jadi Dewasa

Asep Syaifullah
|
detikPop
cindy nirmala
Foto: dok Instagram
Jakarta - Dunia akting selalu punya cara membuat penonton merasa relate, dan hal itu juga ditampilkan Cindy Nirmala lewat perannya sebagai Ratih di film horor Sengkolo Petaka Satu Suro. Dalam film ini, Ratih digambarkan memiliki perjalanan hidup yang dekat dengan proses pendewasaan banyak orang.

Ratih tidak hanya hadir dalam satu fase kehidupan. Dengan adanya lompatan waktu selama tujuh tahun, penonton diajak melihat transformasi Ratih dari masa remaja hingga dewasa.

Menurut Cindy Nirmala, Ratih di usia muda merepresentasikan remaja dengan emosi yang masih meledak-ledak dan merasa selalu benar.

"Karakter Ratih waktu ABG ini lumayan berbeda sih. Kayak anak muda pada umumnya yang masih bucin-bucinan, cinta monyet, suka ngelawan, dan suka bohong. Itu Ratih banget," curhat sang aktris pada detikcom.

"Dia selalu merasa benar dan temperamen banget."

Seiring berjalannya cerita, Ratih berubah drastis. Sosok yang ekspresif dan emosional berkembang menjadi pribadi yang lebih diam dan tenang setelah mengalami satu kejadian besar.

Cindy Nirmala dalam film Sengkolo Petaka Satu Suro.Cindy Nirmala dalam film Sengkolo Petaka Satu Suro. Foto: Dok. MVP Pictures

"Kenapa bisa beda banget? Karena ada satu momen, satu kejadian yang menampar hidup dia gitu. Emang gitu ya, kadang kita kalau harus ketampar sendiri baru sadar sendiri," jelasnya.

Menurut Cindy, Ratih versi dewasa memilih lebih banyak diam karena beban hidup yang dipikulnya. Perubahan ini dinilainya sangat manusiawi.

Konflik Ratih juga diperdalam lewat hubungannya dengan sang kakak, Rahayu. Sejak kecil mereka hidup berdua setelah ditinggal orang tua, membuat hubungan keduanya dekat namun tak lepas dari gesekan.

Salah satu adegan yang paling berkesan bagi Cindy adalah saat Ratih dan Rahayu terlibat pertengkaran besar.

"Ada satu masalah yang bikin kita berantem besar. Itu yang menyenangkan pas diambil, meskipun secara energi menguras banget."

Memerankan karakter dengan lapisan emosi yang kompleks membuat Cindy merasa cukup terkuras. Apalagi selama syuting di Kebumen, ia sempat mengalami vertigo hingga kakinya bengkak.

Meski begitu, Cindy mengaku puas karena Sengkolo menjadi film horor pertamanya di mana ia tampil sebagai manusia seutuhnya tanpa peran hantu atau kesurupan.

"Aku merasa sudah memberikan yang semaksimal mungkin dengan kondisiku yang kurang fit," tutupnya.

Ia pun berharap penonton dapat merasakan perjuangan Ratih dalam menghadapi berbagai masalah hidup yang berat di film tersebut.


(ass/nu2)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO