Kat Dennings Ngaku Tubuhnya Dipindai Marvel, Bisa Muncul Tanpa ke Lokasi
Dalam sebuah wawancara terbaru (via ScreenRant pada 9 Januari), ia mengungkapkan Marvel Studios melakukan pemindaian tubuh secara digital terhadap dirinya, yang memungkinkan studio tersebut menggunakan citra dirinya dalam proyek masa depan tanpa kehadiran fisiknya.
Pernyataan ini muncul saat Dennings sedang berada di lokasi syuting sitkom terbarunya, Shifting Gears.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan keterlibatannya dalam film besar Marvel mendatang, Avengers: Doomsday, aktris berusia 39 tahun itu memberikan jawaban yang jujur sekaligus menggelitik.
Dennings mengonfirmasi selama keterlibatannya dalam film-film Thor sebelumnya, ia telah menjalani proses pemindaian 3D yang sangat detail.
Hal ini dilakukan untuk menciptakan aset digital yang identik dengan penampilan fisiknya.
"Mereka sudah memindai saya," ungkap Dennings kepada Entertainment Tonight (9/1).
"Jadi sejujurnya, mereka bisa memasukkan saya ke dalam proyek apa pun yang mereka inginkan saat ini. Saya sudah ada di dalam sistem."
Meski mengakui keberadaan aset digitalnya, Dennings dengan tegas membantah keterlibatannya secara langsung dalam film Avengers: Doomsday yang sedang banyak diperbincangkan.
"Saya berada di semesta (Marvel) dan, seperti yang kalian tahu, saya tidak bisa memberi tahu apa pun. Tapi saya tidak ada di dalamnya (Doomsday). Maksud saya, saya benar-benar tidak ada di dalamnya. Saya katakan sekarang, saya tidak terlibat. Jika saya terlibat, saya tidak akan bisa mengatakannya, tapi saya benar-benar tidak ikut. Saya yakin mereka sudah selesai syuting, dan saya berada di sini (di lokasi syuting Shifting Gears)," jelasnya.
Komentar Dennings ini memicu kembali diskusi hangat mengenai penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan replika digital aktor di Hollywood.
Isu ini sempat menjadi salah satu poin utama dalam aksi mogok kerja serikat aktor SAG-AFTRA tahun lalu, di mana para aktor menuntut perlindungan atas hak citra digital mereka agar tidak disalahgunakan atau digunakan tanpa izin serta kompensasi yang adil.
Dalam kasus Marvel, pemindaian digital biasanya digunakan untuk kebutuhan efek visual (VFX), seperti adegan aksi yang berbahaya atau untuk menjaga konsistensi visual karakter.
Namun, pernyataan Dennings bahwa dirinya "sudah ada di sistem" memberikan gambaran betapa canggihnya perpustakaan digital yang dimiliki studio besar saat ini.
Kat Dennings pertama kali memerankan Darcy Lewis, asisten Jane Foster (Natalie Portman), dalam film Thor (2011) dan kembali di Thor: The Dark World (2013). Karakter ini menjadi favorit penggemar berkat humornya yang sarkastik dan kecerdasannya.
Setelah absen cukup lama, ia kembali secara mengejutkan dalam serial WandaVision di Disney+ pada 2021 sebagai seorang doktor astrofisika, serta muncul singkat sebagai kameo dalam Thor: Love and Thunder (2022).
Meskipun ia mengaku tidak terlibat dalam Avengers: Doomsday, dengan adanya data digital tersebut, para penggemar tetap berspekulasi apakah Marvel akan memberikan kejutan dengan memunculkan sosok Darcy Lewis melalui teknologi CGI di masa depan.
Untuk saat ini, Dennings memilih fokus pada proyek televisinya yang baru, sembari membiarkan "kembaran digitalnya" tersimpan rapi di server Marvel Studios.
(ass/dar)











































