Sutradara Shih Ching Tsou mengajak penonton menyelam ke tengah hiruk pikuk pasar malam Taipei lewat Left-Handed Girl, sebuah drama keluarga yang kental dengan pengalaman pribadi sekaligus kisah yang ia kumpulkan selama bertahun-tahun.
Film ini dipilih untuk mewakili Taiwan di ajang Oscar 2026 dan menjadi debut penyutradaraan solo Tsou. Namun, perjalanan film ini gak singkat, malah hampir dua dekade prosesnya, dilihat dari Business World, Jumat (28/11/2025).
Ide awal Left-Handed Girl lahir dari pengalaman pribadi Tsou. Ia pernah dimarahi oleh sang kakek hanya karena menggunakan tangan kiri, kepercayaan lama menyebut tangan kiri sebagai tangan setan.
Cerita itu dibagi kepada Sean Baker ketika mereka masih kuliah di New York. Baker, yang kini dikenal lewat Anora, langsung tertarik. Keduanya menulis draf film pada 2010 dan sempat mencari lokasi di Taiwan, namun proyek ini berjalan tersendat karena sulitnya pendanaan.
Tsou tetap berulang kali kembali ke pasar malam Taipei. Di sanalah inspirasi baru muncul, terutama setelah ia menjadi seorang ibu.
"Saya selalu kembali untuk mengunjungi mereka, mengenal cerita-cerita mereka dan kehidupan di pasar malam... rasanya seperti mengoleksi cerita sekaligus mematangkan ide ini," katanya.
Baca juga: Tom Cruise Akhirnya Raih Oscar! |
Left-Handed Girl mengikuti kisah seorang ibu tunggal dan dua putrinya yang kembali ke Taipei dari pedesaan untuk membuka kedai mi. Di tengah adaptasi rutinitas baru, muncul masalah lama ketika si bungsu dimarahi kakeknya karena memakai tangan kiri, pemicu konflik lintas generasi.
Untuk menangkap suasana pasar malam yang riuh tanpa menarik perhatian, Tsou memutuskan memakai iPhone sebagai kamera utama.
"Saya selalu tahu ingin syuting di pasar malam yang nyata. Tapi untuk itu, kamu harus menyembunyikan semuanya, karena kalau orang melihat kamu syuting, mereka selalu ingin tahu siapa bintangnya. Kalau kamu pakai iPhone... mereka tidak akan menyangka itu film," jelas Tsou.
Pilihan ini juga mempermudah Tsou memvisualisasikan sudut pandang si anak kecil.
"Kami ingin penonton melihat semuanya melalui mata si gadis kecil itu. Rasanya seperti penuh keajaiban," katanya.
Lewat perpaduan warna-warni pasar malam dan drama keluarga yang mendalam, Tsou ingin menonjolkan dinamika tiga generasi perempuan dalam satu keluarga.
"Saya ingin dinamika keluarganya tetap kuat. Kamu bisa melihat bagaimana perempuan bertahan di masyarakat yang didominasi laki-laki," ujar Tsou.
"Itu penting untuk ditampilkan, dan membuat penonton memikirkan keluarga mereka sendiri."
Left-Handed Girl bisa disaksikan di Netflix.
Simak Video "Video Bocoran Oscar 2026: Conan O'Brien Jadi Host dan Jadwal Tayang"
(dar/tia)