PLAVE Pecahkan Rekor Lagi Berkat HYPERDRIVE
Menurut catatan Hanteo Chart, PLAVE menjejak ke rekor penjualan fisik terlaris mereka sepanjang karier. Pada periode data 13-19 Oktober, album HYPERDRIVE berhasil terjual 1.322.973 kopi.
Hanteo Chart mencatat penjualan album langsung ke tangan fans. Bukan perhitungan pengkapalan seperti yang dilakukan oleh Circle Chart, ya!
HYPERDRIVE mengalahkan rekor yang dibuat PLAVE sebelumnya lewat album Caligo Pt. 2 yang meluncur awal tahun ini. Album tersebut sempat mencetak angka penjualan 1.255.801 menurut Hanteo.
Streaming album ini juga terbilang gacor sih. Pada Rabu (21/10/2026), semua lagu dalam albumnya minimal didengar 1,3 juta kali di Spotify. Star Trace, lagu andalan buat HYPERDRIVE, dapat angka pemutaran tertinggi di 2,6 juta stream.
Rabu siang, lagu Star Trace juga masih kuat di chart Melon Top 100. Sempat naik ke top 10, kini lagu tersebut bertahan di peringkat #11. Tracklist album ini juga masih ada di chart domestik utama Korea Selatan tersebut seminggu berselang setelah perilisan.
Lagu Star Trace digarap dengan nuansa EDM-pop, lagu ini jadi karya pertama PLAVE di genre itu. Dalam rilis resmi yang diterima detikcom, Star Trace juga menandakan warna dan arah sonik baru dari grup ini.
Lagunya menggambarkan ketulusan hubungan yang telah dibangun oleh PLAVE dan fans sejak awal karier mereka. Melanjutkan narasi dunia fiksi Asterum dan Terra yang telah lama dibentuk.
Star Trace merupakan kolaborasi PLAVE dengan Rob Grimaldi, sosok yang sebelumnya dikenal sebagai ko-penulis dan produser lagu BTS Butter. Grimaldi menulis lirik buat lagu ini.
Jelang akhir tahun ini, PLAVE lagi mengembangkan sayap karier mereka ke Amerika Serikat. Menyusul prestasi debut di Billboard 200, album HYPERDRIVE akan langsung dipromosikan lewat konser 2026 PLAVE World Tour [KEEP IT MANIC] di Pasadena Civic Auditorium pada November mendatang.
(aay/mau)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
