Menelusuri Sejarah Jakarta Lewat 12 Naskah Kuno

Sebanyak 12 naskah kuno yang telah ditetapkan sebagai Ingatan Kolektif Nasional dipamerkan dalam Pameran Kearsipan bertajuk “Dulu Kampung Gue, Sekarang Kota Kite” di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Pameran tersebut menjadi bagian dari Festival Pustakarsa 2026 yang berlangsung pada 14–22 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan arsip dan karya literasi sebagai sarana bagi masyarakat untuk mengenal perjalanan sejarah serta perkembangan Kota Jakarta.
Sebanyak 12 naskah kuno yang telah ditetapkan sebagai Ingatan Kolektif Nasional dipamerkan dalam Pameran Kearsipan bertajuk “Dulu Kampung Gue, Sekarang Kota Kite” di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, kemarin.
Sebanyak 12 naskah kuno yang telah ditetapkan sebagai Ingatan Kolektif Nasional dipamerkan dalam Pameran Kearsipan bertajuk “Dulu Kampung Gue, Sekarang Kota Kite” di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Pameran tersebut menjadi bagian dari Festival Pustakarsa 2026 yang berlangsung pada 14–22 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan arsip dan karya literasi sebagai sarana bagi masyarakat untuk mengenal perjalanan sejarah serta perkembangan Kota Jakarta.
Pameran tersebut menjadi bagian dari Festival Pustakarsa 2026 yang berlangsung pada 14–22 Oktober 2026.
Sebanyak 12 naskah kuno yang telah ditetapkan sebagai Ingatan Kolektif Nasional dipamerkan dalam Pameran Kearsipan bertajuk “Dulu Kampung Gue, Sekarang Kota Kite” di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Pameran tersebut menjadi bagian dari Festival Pustakarsa 2026 yang berlangsung pada 14–22 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan arsip dan karya literasi sebagai sarana bagi masyarakat untuk mengenal perjalanan sejarah serta perkembangan Kota Jakarta.
Kegiatan ini menghadirkan arsip dan karya literasi sebagai sarana bagi masyarakat untuk mengenal perjalanan sejarah serta perkembangan Kota Jakarta.
Sebanyak 12 naskah kuno yang telah ditetapkan sebagai Ingatan Kolektif Nasional dipamerkan dalam Pameran Kearsipan bertajuk “Dulu Kampung Gue, Sekarang Kota Kite” di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Pameran tersebut menjadi bagian dari Festival Pustakarsa 2026 yang berlangsung pada 14–22 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan arsip dan karya literasi sebagai sarana bagi masyarakat untuk mengenal perjalanan sejarah serta perkembangan Kota Jakarta.
Sebanyak 12 naskah kuno yang ditampilkan telah ditetapkan sebagai Ingatan Kolektif Nasional oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada 2025.
Sebanyak 12 naskah kuno yang telah ditetapkan sebagai Ingatan Kolektif Nasional dipamerkan dalam Pameran Kearsipan bertajuk “Dulu Kampung Gue, Sekarang Kota Kite” di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Pameran tersebut menjadi bagian dari Festival Pustakarsa 2026 yang berlangsung pada 14–22 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan arsip dan karya literasi sebagai sarana bagi masyarakat untuk mengenal perjalanan sejarah serta perkembangan Kota Jakarta.
Penetapan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga dan melestarikan warisan dokumenter yang memiliki nilai penting bagi sejarah bangsa.

Sebanyak 12 naskah kuno yang telah ditetapkan sebagai Ingatan Kolektif Nasional dipamerkan dalam Pameran Kearsipan bertajuk “Dulu Kampung Gue, Sekarang Kota Kite” di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Pameran tersebut menjadi bagian dari Festival Pustakarsa 2026 yang berlangsung pada 14–22 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan arsip dan karya literasi sebagai sarana bagi masyarakat untuk mengenal perjalanan sejarah serta perkembangan Kota Jakarta.

Melalui pameran ini, pengunjung dapat menelusuri jejak Jakarta melalui berbagai arsip, naskah kuno, dan karya sastra lama.
Sebanyak 12 naskah kuno yang telah ditetapkan sebagai Ingatan Kolektif Nasional dipamerkan dalam Pameran Kearsipan bertajuk “Dulu Kampung Gue, Sekarang Kota Kite” di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Pameran tersebut menjadi bagian dari Festival Pustakarsa 2026 yang berlangsung pada 14–22 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan arsip dan karya literasi sebagai sarana bagi masyarakat untuk mengenal perjalanan sejarah serta perkembangan Kota Jakarta.
Dokumen yang ditampilkan menggambarkan perkembangan kota, mulai dari masa kolonial hingga periode setelah kemerdekaan.

Sebanyak 12 naskah kuno yang telah ditetapkan sebagai Ingatan Kolektif Nasional dipamerkan dalam Pameran Kearsipan bertajuk “Dulu Kampung Gue, Sekarang Kota Kite” di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Pameran tersebut menjadi bagian dari Festival Pustakarsa 2026 yang berlangsung pada 14–22 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan arsip dan karya literasi sebagai sarana bagi masyarakat untuk mengenal perjalanan sejarah serta perkembangan Kota Jakarta.

Pengunjung yang datang dapat mengamati berbagai dokumen dan naskah yang menjadi saksi perjalanan sejarah Jakarta. Materi pameran juga memperlihatkan bagaimana arsip dan karya literasi dapat menjadi sumber pengetahuan untuk memahami perubahan kehidupan masyarakat dari masa ke masa.

Sebanyak 12 naskah kuno yang telah ditetapkan sebagai Ingatan Kolektif Nasional dipamerkan dalam Pameran Kearsipan bertajuk “Dulu Kampung Gue, Sekarang Kota Kite” di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Pameran tersebut menjadi bagian dari Festival Pustakarsa 2026 yang berlangsung pada 14–22 Oktober 2026. Kegiatan ini menghadirkan arsip dan karya literasi sebagai sarana bagi masyarakat untuk mengenal perjalanan sejarah serta perkembangan Kota Jakarta.

Pameran Kearsipan “Dulu Kampung Gue, Sekarang Kota Kite” digelar untuk mendukung tujuan Festival Pustakarsa 2026, yakni memperkuat budaya literasi, menjaga jejak sejarah, serta melestarikan sastra sebagai bagian dari identitas Jakarta.
Sebanyak 12 naskah kuno yang telah ditetapkan sebagai Ingatan Kolektif Nasional dipamerkan dalam Pameran Kearsipan bertajuk “Dulu Kampung Gue, Sekarang Kota Kite” di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, kemarin.
Pameran tersebut menjadi bagian dari Festival Pustakarsa 2026 yang berlangsung pada 14–22 Oktober 2026.
Kegiatan ini menghadirkan arsip dan karya literasi sebagai sarana bagi masyarakat untuk mengenal perjalanan sejarah serta perkembangan Kota Jakarta.
Sebanyak 12 naskah kuno yang ditampilkan telah ditetapkan sebagai Ingatan Kolektif Nasional oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada 2025.
Penetapan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga dan melestarikan warisan dokumenter yang memiliki nilai penting bagi sejarah bangsa.
Melalui pameran ini, pengunjung dapat menelusuri jejak Jakarta melalui berbagai arsip, naskah kuno, dan karya sastra lama.
Dokumen yang ditampilkan menggambarkan perkembangan kota, mulai dari masa kolonial hingga periode setelah kemerdekaan.
Pengunjung yang datang dapat mengamati berbagai dokumen dan naskah yang menjadi saksi perjalanan sejarah Jakarta. Materi pameran juga memperlihatkan bagaimana arsip dan karya literasi dapat menjadi sumber pengetahuan untuk memahami perubahan kehidupan masyarakat dari masa ke masa.
Pameran Kearsipan “Dulu Kampung Gue, Sekarang Kota Kite” digelar untuk mendukung tujuan Festival Pustakarsa 2026, yakni memperkuat budaya literasi, menjaga jejak sejarah, serta melestarikan sastra sebagai bagian dari identitas Jakarta.