'Wet': Pameran Seni Kontemporer yang Sindir Isu Perang dan Alam

Seniman Bagus Pandega dan Kei Imazu menggelar pameran seni bertajuk Wet di Galeri Seni ROH, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).
Seniman Bagus Pandega dan Kei Imazu menggelar pameran seni bertajuk Wet di Galeri Seni ROH, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).
Seniman Bagus Pandega dan Kei Imazu menggelar pameran seni bertajuk Wet di Galeri Seni ROH, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).
Pameran yang berlangsung sejak 25 September hingga 1 November 2026 ini menghadirkan total empat karya instalasi seni unik.
Seniman Bagus Pandega dan Kei Imazu menggelar pameran seni bertajuk Wet di Galeri Seni ROH, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).
Melalui seluruh karyanya, kedua seniman tersebut mencoba mendeskripsikan interpretasi mereka terkait sejarah kolonial hingga isu politik lingkungan.
Seniman Bagus Pandega dan Kei Imazu menggelar pameran seni bertajuk Wet di Galeri Seni ROH, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).
Salah satu karya utama berjudul Tyger berwujud boneka harimau berukuran dewasa yang mengenakan perpaduan seragam tentara Jepang dan emblem Siliwangi.
Seniman Bagus Pandega dan Kei Imazu menggelar pameran seni bertajuk Wet di Galeri Seni ROH, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).
Karya Tyger ini sengaja dihadirkan untuk menyoroti ancaman kepunahan Harimau Sumatra akibat maraknya deforestasi hutan.
Seniman Bagus Pandega dan Kei Imazu menggelar pameran seni bertajuk Wet di Galeri Seni ROH, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).
Sebagai latar karya Tyger, terdapat lukisan instalasi Waterfall dari cat hidrokromik yang menggambarkan pengerukan sumber daya alam serta kerusakan akibat perang.
Seniman Bagus Pandega dan Kei Imazu menggelar pameran seni bertajuk Wet di Galeri Seni ROH, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).
Selain itu, dipamerkan pula karya Talas berbentuk cetakan tiga dimensi yang berrotasi, menggambarkan sejarah tanaman umbi tua di tengah otomatisasi teknologi.
Seniman Bagus Pandega dan Kei Imazu menggelar pameran seni bertajuk Wet di Galeri Seni ROH, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).
Kedua seniman memilih tema Wet karena menilai elemen air menjadi benang merah yang menghubungkan keseluruhan makna dari keempat karya tersebut.
Seniman Bagus Pandega dan Kei Imazu menggelar pameran seni bertajuk Wet di Galeri Seni ROH, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).
Pameran yang berlangsung sejak 25 September hingga 1 November 2026 ini menghadirkan total empat karya instalasi seni unik.
Melalui seluruh karyanya, kedua seniman tersebut mencoba mendeskripsikan interpretasi mereka terkait sejarah kolonial hingga isu politik lingkungan.
Salah satu karya utama berjudul Tyger berwujud boneka harimau berukuran dewasa yang mengenakan perpaduan seragam tentara Jepang dan emblem Siliwangi.
Karya Tyger ini sengaja dihadirkan untuk menyoroti ancaman kepunahan Harimau Sumatra akibat maraknya deforestasi hutan.
Sebagai latar karya Tyger, terdapat lukisan instalasi Waterfall dari cat hidrokromik yang menggambarkan pengerukan sumber daya alam serta kerusakan akibat perang.
Selain itu, dipamerkan pula karya Talas berbentuk cetakan tiga dimensi yang berrotasi, menggambarkan sejarah tanaman umbi tua di tengah otomatisasi teknologi.
Kedua seniman memilih tema Wet karena menilai elemen air menjadi benang merah yang menghubungkan keseluruhan makna dari keempat karya tersebut.