Killing Me Inside Re:union Bikin Nostalgia Pecah di Pestapora 2026

Killing Me Inside Re menjadi salah satu penampilan yang paling ditunggu pada hari pertama Pestapora 2026. Proyek musik yang digawangi Onadio Leonardo, Sansan Choa, dan Raka Cyril itu sukses menghadirkan suasana nostalgia di tengah riuh festival musik tahunan tersebut.
Tiga eks-personel Killing Me Inside tersebut tampil bersama di SatSet Stage pada Jumat (25/9/2026) malam. Kehadiran mereka langsung menarik perhatian penonton yang sejak awal telah memadati area panggung.
Killing Me Inside Re menjadi salah satu penampilan yang paling ditunggu pada hari pertama Pestapora 2026. Proyek musik yang digawangi Onadio Leonardo, Sansan Choa, dan Raka Cyril itu sukses menghadirkan suasana nostalgia di tengah riuh festival musik tahunan tersebut.
Re merupakan proyek musik yang dibentuk oleh Onadio Leonardo, Sansan Choa, dan Raka Cyril sebagai ruang untuk kembali memainkan lagu-lagu yang membesarkan nama mereka. Ketiganya telah memulai reuni sejak 2019 dan tetap menjaga kedekatan dengan para penggemar.
Killing Me Inside Re menjadi salah satu penampilan yang paling ditunggu pada hari pertama Pestapora 2026. Proyek musik yang digawangi Onadio Leonardo, Sansan Choa, dan Raka Cyril itu sukses menghadirkan suasana nostalgia di tengah riuh festival musik tahunan tersebut.
Bagi para penonton yang tumbuh bersama lagu-lagu Killing Me Inside pada era 2000-an, penampilan ini menjadi momen untuk kembali mengenang masa-masa tersebut. Sejumlah penggemar terlihat ikut bernyanyi dan menikmati setiap lagu yang dibawakan.
Killing Me Inside Re menjadi salah satu penampilan yang paling ditunggu pada hari pertama Pestapora 2026. Proyek musik yang digawangi Onadio Leonardo, Sansan Choa, dan Raka Cyril itu sukses menghadirkan suasana nostalgia di tengah riuh festival musik tahunan tersebut.
Penampilan bertajuk “Killing Me Inside Reunion” berlangsung hangat dan intim. SatSet Stage yang dirancang dengan konsep lebih dekat dengan penonton membuat suasana nostalgia semakin terasa.
Killing Me Inside Re menjadi salah satu penampilan yang paling ditunggu pada hari pertama Pestapora 2026. Proyek musik yang digawangi Onadio Leonardo, Sansan Choa, dan Raka Cyril itu sukses menghadirkan suasana nostalgia di tengah riuh festival musik tahunan tersebut.
Penampilan Killing Me Inside Re turut melengkapi deretan musisi bernuansa nostalgia di SatSet Stage. Mereka tampil berdampingan dengan sejumlah nama seperti Pure Saturday, The Upstairs, dan The Adams yang juga menghadirkan kenangan bagi penikmat musik Indonesia.
Killing Me Inside Re menjadi salah satu penampilan yang paling ditunggu pada hari pertama Pestapora 2026. Proyek musik yang digawangi Onadio Leonardo, Sansan Choa, dan Raka Cyril itu sukses menghadirkan suasana nostalgia di tengah riuh festival musik tahunan tersebut.
Kehadiran Onad, Sansan, dan Raka juga menjadi momen emosional karena proyek Re jarang tampil di panggung festival besar. Kesempatan menyaksikan mereka tampil bersama di Pestapora pun disambut antusias oleh para penonton.
Killing Me Inside Re menjadi salah satu penampilan yang paling ditunggu pada hari pertama Pestapora 2026. Proyek musik yang digawangi Onadio Leonardo, Sansan Choa, dan Raka Cyril itu sukses menghadirkan suasana nostalgia di tengah riuh festival musik tahunan tersebut.
Momen reuni tersebut semakin menegaskan identitas Pestapora sebagai ruang pertemuan lintas generasi. Festival ini tidak hanya menghadirkan musisi baru, tetapi juga membuka ruang bagi penonton untuk kembali terhubung dengan musik yang pernah menemani perjalanan hidup mereka.
Killing Me Inside Re menjadi salah satu penampilan yang paling ditunggu pada hari pertama Pestapora 2026. Proyek musik yang digawangi Onadio Leonardo, Sansan Choa, dan Raka Cyril itu sukses menghadirkan suasana nostalgia di tengah riuh festival musik tahunan tersebut.
Kehadiran Onad, Sansan, dan Raka menjadi salah satu daya tarik utama di hari pertama Pestapora 2026. Penampilan mereka membuktikan bahwa nostalgia masih memiliki tempat istimewa di hati para penggemar musik Indonesia.
Tiga eks-personel Killing Me Inside tersebut tampil bersama di SatSet Stage pada Jumat (25/9/2026) malam. Kehadiran mereka langsung menarik perhatian penonton yang sejak awal telah memadati area panggung.
Re merupakan proyek musik yang dibentuk oleh Onadio Leonardo, Sansan Choa, dan Raka Cyril sebagai ruang untuk kembali memainkan lagu-lagu yang membesarkan nama mereka. Ketiganya telah memulai reuni sejak 2019 dan tetap menjaga kedekatan dengan para penggemar.
Bagi para penonton yang tumbuh bersama lagu-lagu Killing Me Inside pada era 2000-an, penampilan ini menjadi momen untuk kembali mengenang masa-masa tersebut. Sejumlah penggemar terlihat ikut bernyanyi dan menikmati setiap lagu yang dibawakan.
Penampilan bertajuk “Killing Me Inside Reunion” berlangsung hangat dan intim. SatSet Stage yang dirancang dengan konsep lebih dekat dengan penonton membuat suasana nostalgia semakin terasa.
Penampilan Killing Me Inside Re turut melengkapi deretan musisi bernuansa nostalgia di SatSet Stage. Mereka tampil berdampingan dengan sejumlah nama seperti Pure Saturday, The Upstairs, dan The Adams yang juga menghadirkan kenangan bagi penikmat musik Indonesia.
Kehadiran Onad, Sansan, dan Raka juga menjadi momen emosional karena proyek Re jarang tampil di panggung festival besar. Kesempatan menyaksikan mereka tampil bersama di Pestapora pun disambut antusias oleh para penonton.
Momen reuni tersebut semakin menegaskan identitas Pestapora sebagai ruang pertemuan lintas generasi. Festival ini tidak hanya menghadirkan musisi baru, tetapi juga membuka ruang bagi penonton untuk kembali terhubung dengan musik yang pernah menemani perjalanan hidup mereka.
Kehadiran Onad, Sansan, dan Raka menjadi salah satu daya tarik utama di hari pertama Pestapora 2026. Penampilan mereka membuktikan bahwa nostalgia masih memiliki tempat istimewa di hati para penggemar musik Indonesia.