Pameran Seni di TIM Sedot Perhatian Pengunjung

Pameran seni yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu (8/2/2026), menyedot perhatian pengunjung dari berbagai kalangan. Ragam karya visual yang dipamerkan menghadirkan ekspresi artistik yang merefleksikan keresahan personal hingga dinamika kehidupan sosial.

Ragam karya visual yang dipamerkan menghadirkan ekspresi artistik yang merefleksikan keresahan personal hingga dinamika kehidupan sosial.

Pameran seni yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu (8/2/2026), menyedot perhatian pengunjung dari berbagai kalangan. Ragam karya visual yang dipamerkan menghadirkan ekspresi artistik yang merefleksikan keresahan personal hingga dinamika kehidupan sosial.

Pameran tersebut menampilkan karya seni murni, kriya, dan desain yang disusun dalam satu ruang pamer, menciptakan dialog visual antara perupa dan publik.

Pameran seni yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu (8/2/2026), menyedot perhatian pengunjung dari berbagai kalangan. Ragam karya visual yang dipamerkan menghadirkan ekspresi artistik yang merefleksikan keresahan personal hingga dinamika kehidupan sosial.

Setiap karya menyampaikan pesan kehidupan melalui medium dan pendekatan yang beragam, mulai dari lukisan, instalasi, hingga karya berbasis desain.

Pameran seni yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu (8/2/2026), menyedot perhatian pengunjung dari berbagai kalangan. Ragam karya visual yang dipamerkan menghadirkan ekspresi artistik yang merefleksikan keresahan personal hingga dinamika kehidupan sosial.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas akhir mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Pameran seni yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu (8/2/2026), menyedot perhatian pengunjung dari berbagai kalangan. Ragam karya visual yang dipamerkan menghadirkan ekspresi artistik yang merefleksikan keresahan personal hingga dinamika kehidupan sosial.

Seluruh karya yang dipamerkan menjadi hasil eksplorasi akademik sekaligus refleksi personal para mahasiswa dalam menafsirkan realitas sosial yang mereka alami.

Pameran seni yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu (8/2/2026), menyedot perhatian pengunjung dari berbagai kalangan. Ragam karya visual yang dipamerkan menghadirkan ekspresi artistik yang merefleksikan keresahan personal hingga dinamika kehidupan sosial.

Antusiasme pengunjung terlihat dari ramainya suasana ruang pamer. Pengunjung silih berganti mengamati karya, berdiskusi, serta mengabadikan momen melalui dokumentasi foto.

Pameran seni yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu (8/2/2026), menyedot perhatian pengunjung dari berbagai kalangan. Ragam karya visual yang dipamerkan menghadirkan ekspresi artistik yang merefleksikan keresahan personal hingga dinamika kehidupan sosial.

Sejumlah perupa juga tampak berinteraksi langsung dengan pengunjung untuk menjelaskan proses kreatif di balik karya mereka.

Pameran seni yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu (8/2/2026), menyedot perhatian pengunjung dari berbagai kalangan. Ragam karya visual yang dipamerkan menghadirkan ekspresi artistik yang merefleksikan keresahan personal hingga dinamika kehidupan sosial.

Melalui pameran ini, para mahasiswa berharap karya-karya yang ditampilkan tidak hanya menjadi bentuk pertanggungjawaban akademik, tetapi juga mampu membuka ruang dialog, meningkatkan apresiasi seni, serta mempererat hubungan antara seni visual dan masyarakat luas.

Ragam karya visual yang dipamerkan menghadirkan ekspresi artistik yang merefleksikan keresahan personal hingga dinamika kehidupan sosial.
Pameran tersebut menampilkan karya seni murni, kriya, dan desain yang disusun dalam satu ruang pamer, menciptakan dialog visual antara perupa dan publik.
Setiap karya menyampaikan pesan kehidupan melalui medium dan pendekatan yang beragam, mulai dari lukisan, instalasi, hingga karya berbasis desain.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas akhir mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Seluruh karya yang dipamerkan menjadi hasil eksplorasi akademik sekaligus refleksi personal para mahasiswa dalam menafsirkan realitas sosial yang mereka alami.
Antusiasme pengunjung terlihat dari ramainya suasana ruang pamer. Pengunjung silih berganti mengamati karya, berdiskusi, serta mengabadikan momen melalui dokumentasi foto.
Sejumlah perupa juga tampak berinteraksi langsung dengan pengunjung untuk menjelaskan proses kreatif di balik karya mereka.
Melalui pameran ini, para mahasiswa berharap karya-karya yang ditampilkan tidak hanya menjadi bentuk pertanggungjawaban akademik, tetapi juga mampu membuka ruang dialog, meningkatkan apresiasi seni, serta mempererat hubungan antara seni visual dan masyarakat luas.