Toei Tegaskan Gak Ada Izin Bangun Taman Hiburan Dragon Ball di Prancis!
Toei juga bilang laporan tentang proyek Prancis gunain konsep seni dan video yang awalnya digunakan oleh mereka dan Qiddiya investsment dari Arab Saudi. Konsep itu tadinya mau dipakai untuk taman hiburan di Arab Saudi pada Maret 2024.
Dari gagasan itulah, gak terkait dengan taman hiburan yang direncanakan di Prancis. Dilansir dari Anime News Network, Bird Studio yakni studio milik mendiang Akira Toriyama dan penerbit Jepang, Shueisha, belum keluarin pernyataan serupa mengenai lisensi.
Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron umumin dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman berkomitmen dan sepakat membangun taman hiburan Dragon Ball di Cergy-Pontoise. Gak tanggung-tanggung, project-nya senilai Rp 123 triliun.
Ini bukan pertama kalinya Macron secara terbuka ngomong kesukaannya tentang Dragon Ball. Pada April 2026, dalam pertemuan terbuka Macron dan PM Jepang, Takaichi, bahkan pernah aksi bergaya saling mengeluarkan jurus ala kamehameha.
Setelah pengumuman tersebut, sebuah media lokal Prancis, Le Monder, heboh beritakan project tersebut belum disetujui.
Dalam berita The Japan Times melaporkan kantor Kepresidenan Prancis melaporkan taman hiburan itu bakal bertemakan manga. Sedangkan lembaga penyiaran publik Inggris, BBC, merinci kalau taman hiburannya diperkirakan akan mengusung tema seri Dragon Ball Z.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
