Manga Don't Laugh Sijima Perpaduan Jujutsu Kaisen Gaya My Hero Academia
Manga berjudul Don't Laugh, Shijima san berkisah tentang wilayah di Jepang yang dilanda aktivitas paranormal dan cuma bisa dilihat oleh tokoh utamanya, Azuki. Seiring cerita, terungkap wilayah tersebut menjalankan ritual kuno secara turun temurun dan mengharuskan adanya tumbal berupa orang terpilih.
Azumi menolak menerima nasib ini karena tumbal yang baru saja terpilih adalah Shijima, gadis yang ia sukai. Hal ini memberinya tujuan untuk membasmi roh yang menuntut tumbal tersebut, layaknya seorang penyihir di Jujutsu Kaisen yang membasmi roh terkutuk.
Nah, sama seperti Jujutsu Kaisen yang dibangun seputar kisah para penyihir yang membasmi Roh Terkutuk dan lahir dari emosi negatif manusia. Fenomena supranatural ini telah ada sejak zaman dahulu dan sebagian besar terbatas di wilayah-wilayah Jepang.
Karena hanya penyihir yang dapat melihat roh-roh ini, mereka mengandalkan energi terkutuk, alat terkutuk, dan teknik-teknik lainnya untuk membasmi roh tersebut. Inilah yang membuat fondasi narasi Don't Laugh Sijima san mirip dengan Jujutsu Kaisen.
Hanya Azumi yang bisa melihat roh-roh ini termasuk korban tumbal yang terus menerus meratap dan memohon agar ritual gak dilanjutkan. Di akhir cerita manga one-shot, Azumi tampil sebagai vigilante atau pahlawan tanpa izin resmi dengan desain yangh mirip dengan Deku.
Sebenarnya, karakter utama di manga horornya mirip dengan Deku versi rogue yang lagi beraksi. Dengan elemen-elemen tersebut, unsur supranatural lebih minim yang dipadukan dengan gaya seni khas My Hero Academia.
Kamu siap membaca karya terbaru Kohei Horikoshi?
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
