Project Dragon Ball Terakhir Terungkap, Sebelum Akira Toriyama Meninggal
Tapi ternyata ada kabar terbaru soal waralaba Dragon Ball. Bandai Namco, perusahaan video game dan hiburan di balik Dragon Ball, One Piece, dan properti anime lainnya gak sengaja bocorin rilisan baru dari seri Akira Toriyama.
Di saluran YouTube Bandai Namco Asia Tenggara, dikonfirmasi ada Dragon Ball Age 1000 yang menampilkan protagonis baru yang dirancang oleh sang kreator. Diam-diam, karakternya bakal muncul dalam franchise Xenoverse.
Dragon Ball Age 1000 secara resmi diungkapkan di seluruh dunia pada 25 Januari 2026, di Dragon Ball Genkidamatsuri. Acara siaran langsung internasional tersebut juga menjadi tempat di mana kelanjutan anime baru dari Dragon Ball Super dikonfirmasi untuk pertama kalinya.
Gak cuma itu saja, namun juga ada remake anime baru yang dijadwalkan untuk musim gugur 2026.
Saat ini kabarnya Dragon Ball Age 1000 dijadwalkan rilis pada tahun 2027. Nantinya, bakal ada lebih banyak elemen dan latar ketimbang game Dragon Ball sebelumnya. Gamenya sudah dikembangin selama 6 sampai 7 tahun dengan mayoritas Akira Toriyama terlibat.
Protagonis game ini adalah karakter ramping yang didesain ulang oleh Toriyama, dengan rambut putih yang berubah menjadi emas dalam mode Super Saiyan. Ia adalah salah satu dari banyak karakter baru yang dikenalin.
"Proyek ini dimulai beberapa waktu lalu, dan kami telah mengerjakannya cukup lama," kata Akio Iyoku, produser eksekutif franchise Dragon Ball, dilansir dari Comicbook.
"Lebih banyak elemen dan latar dimasukkan ke dalam Age 1000 ketimbang game lain di mana pun di masa lalu. Akira Toriyama telah mencurahkan banyak usaha ke dalamnya," ungkapnya.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
