Borneo FC akan menghadapi Persija Jakarta dalam laga pembuka Super League musim 2026/2027 di Stadion Segiri Samarinda. Manajemen Pesut Etam mengajak Pusamania meramaikan stadion untuk memberikan dukungan kepada tim.
Manajer Borneo FC, Dandri Dauri mengatakan kesiapan tim menghadapi Persija telah dimatangkan melalui pemusatan latihan atau training camp (TC) selama sekitar satu bulan di Yogyakarta. Program tersebut menjadi salah satu modal Pesut Etam sebelum menghadapi padatnya kompetisi musim ini.
"Persiapan satu bulan berada di Jogja tentu merupakan modal. Lazimnya tim-tim sepakbola di Indonesia ada yang TC, kemudian juga membenahi materi pemain. Nah, tentu hari ini tahapan-tahapan itu juga dilakukan dengan Borneo. Untuk kesiapan, kita siap," ujar Dandri kepada detikKalimantan, Rabu (2/9/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Borneo FC akan menghadapi empat kompetisi sekaligus yakni Super League, League Cup, AFC Challenge League dan ASEAN Club Championship atau Shopee Cup. Persija menjadi lawan pertama yang harus dihadapi Pesut Etam sebelum menjalani padatnya agenda tersebut.
"Di empat kompetisi yang akan kami hadapi, salah satunya partai pembuka lawan Persija Jakarta di tanggal 5, kita siap," tegasnya.
Selain kesiapan pemain, Dandri berharap dukungan masyarakat Samarinda kembali terlihat di Stadion Segiri. Ia secara khusus meminta kelompok suporter Pusamania mengajak masyarakat memberikan dukungan langsung kepada Pesut Etam.
"Kita sudah menanamkan satu kepercayaan yang dinamakan prestasi, yang tadi sudah kita jawab di musim lalu kita berhasil finis di peringkat dua. Nah, tentu saya berharap teman-teman suporter, teman-teman Pusamania juga bisa menggandeng lagi teman-teman yang lain," katanya.
Menurut Dandri, pencapaian Borneo FC musim lalu diharapkan dapat kembali menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap tim. Dukungan suporter dinilai menjadi bagian penting bagi Pesut Etam untuk menjaga konsistensi di tengah empat kompetisi yang akan dijalani.
"Saya berharap konsistensi kami di tahun kemarin juga harus menjadi bagian konsistensi daripada masyarakat yang pencinta Borneo itu sendiri, Samarinda," pungkasnya.
