Dua pemain Borneo FC tengah diminta bertugas untuk negaranya. Kiper andalan Borneo FC, Nadeo Argawinata mendapat panggilan bermain untuk Timnas Indonesia. Sementara gelandang Christophe Nduwarugira juga dipanggil oleh Timnas negara asalnya, Burundi.
Meski begitu, pelatih Fabio Lefundes meyakinkan hal itu tak akan memengaruhi persiapan tim. Fabio mengatakan pemanggilan pemain ke timnas adalah sebuah kebanggaan, bukan hanya untuk pemain, tapi juga klub tempatnya bernaung.
"Saya punya opini soal itu, ketika pemain dipanggil ke timnas, itu adalah sebuah kebanggaan karena dia menjadi representasi negara. Dia harus ikut, karena itu menjadi kebanggaan bagi Samarinda," ujar Lefundes, dikutip dari laman resmi Borneo FC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski Nadeo tidak diturunkan pada laga menghadapi Saint Kitts and Nevis beberapa waktu lalu, Lefundes mengaku tak risau soal itu. Ia tetap senang, karena kapten Borneo FC tersebut bisa bersaing bersama kiper-kiper top Indonesia, seperti Emil Audero, Marten Paes, dan Cahya Supriadi.
Menurutnya, dimainkan atau tidak, Nadeo tetap melahap program latihan bersama timnas. Lebih lanjut, Lefundes mengatakan pemanggilan Nadeo ke timnas di FIFA Series 2026, tidak akan mengganggu persiapan timnya jelang away ke Madura United, Minggu (5/4/2026).
Christophe Nduwarugira. (Dok. Borneo FC) |
Ia dijadwalkan langsung bergabung latihan bersama tim pada 1 April di Stadion Segiri, Samarinda. Sementara pemain asing Christophe Nduwarugira akan langsung menyusul dan bergabung dengan tim di Surabaya.
"Nadeo nanti kita nilai bagaimana kondisinya saat latihan di sini. Kalau Chris, kita baru bisa lihat saat dia gabung tim di Surabaya," jelasnya.
Sesuai jadwal, FIFA Series akan selesai pada Senin (30/3/2026). Sehingga Nadeo diperkirakan masih memiliki waktu untuk kembali memperkuat Pesut Etam.
"Dia ada waktu 4 hari untuk berlatih bersama klub, baru nanti kita berangkat ke Madura," ujar pelatih berpaspor Brasil itu.
(aau/aau)

