Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malinau mendadak menjadi sorotan setelah digeledah oleh pihak Kejaksaan setempat. Narasi dan video penggeledahan ini viral di media sosial, diduga kuat berkaitan dengan pengusutan pengelolaan dana hibah Pilkada.
Pantauan detikKalimantan, kabar penggeledahan Kantor KPU Malinau oleh Kejaksaan ini langsung menarik perhatian masyarakat. Warga yang penasaran tampak berkerumun di sekitar lokasi untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi di dalam gedung penyelenggara pemilu tersebut.
Salah satu saksi mata di lokasi kejadian, warga Malinau Kota, Excel, mengatakan bahwa suasana di sekitar Kantor KPU mendadak ramai setelah kedatangan sejumlah mobil petugas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mobil itu dari Kejaksaan, kalau tidak salah Innova hitam ada 2 (unit). Kemudian dari Polisi Militer 1, dan ada satu dari kepolisian (Polres) Malinau," kata Excel saat memberikan kesaksiannya melalui Panggilan telepon, Selasa (28/7/2026).
Berdasarkan pantauannya dari luar gedung, aktivitas penggeledahan dan penanganan oleh penyidik Kejaksaan terlihat sedang berlangsung di dalam kantor KPU. Excel juga menyebutkan bahwa terdapat setidaknya empat orang komisioner KPU yang terpantau berada di dalam area gedung saat penggeledahan dilakukan.
"Pemeriksaan mulai sekitar jam setengah 10 pagi sampai tadi jam 4 sore," ungkapnya.
Terpisah, Komisioner KPU Kaltara Chairullizza membenarkan soal penggeledahan di KPU Malinau. Namun, ia menyarankan untuk menghubungi langsung ketua KPU Malinau.
"Saya masih di Jawa, habis operasi. Rame di media sudah, lokasinya di Malinau. Baiknya konfirmasi Ketua KPU Malinau saja," ketik Chairullizza melalui pesan singkat.
Tim detikKalimantan telah berupaya menghubungi Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Malinau I Made Adi Estu Nugraha guna meminta konfirmasi dan keterangan resmi. Hingga kini belum ada tanggapan dari pihak-pihak terkait.
